Iman kepada Malaikat: Hakikat, Peran, dan Nama-Nama Mereka
Iman kepada malaikat (mala'ikah) adalah rukun iman yang kedua. Al-Quran menyatakan: "Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, dan demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya." (2:285). Malaikat diciptakan dari cahaya, sebagaimana Nabi SAW bersabda: "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang tidak berasap, dan Adam diciptakan dari apa yang telah digambarkan kepada kalian." (Muslim).
Sifat Malaikat
Malaikat adalah makhluk ciptaan yang tidak memiliki jenis kelamin, tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan tidak memiliki syahwat. Mereka tidak memiliki kehendak bebas untuk berbuat maksiat โ mereka hanya melaksanakan perintah Allah. Al-Quran berkata tentang mereka: "Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (66:6). Mereka bisa mengambil wujud manusia โ Jibril mendatangi Nabi ๏ทบ dalam wujud seorang lelaki tampan berpakaian putih.
Malaikat-Malaikat Utama
Jibril (Gabriel) โ pembawa wahyu, bertanggung jawab atas transmisi Al-Quran. Al-Quran menyebutnya Ruh al-Amin (Ruh yang Dapat Dipercaya) dan Ruh al-Qudus (Ruh Kudus). Mikail (Michael) โ bertanggung jawab atas rezeki, hujan, dan pertumbuhan tanaman. Israfil โ akan meniup sangkakala pada Hari Kiamat. Izrail โ Malaikat Maut, mencabut nyawa. Munkar dan Nakir โ menanyai orang mati di kubur tentang Tuhan, agama, dan Nabi mereka. Malik โ penjaga neraka. Ridhwan โ penjaga surga. Hamalat al-Arsy โ delapan malaikat yang menanggung Arsy Allah.
Malaikat Penjaga
Setiap manusia memiliki malaikat penjaga: "Baginya ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya secara bergantian dari depan dan belakangnya." (13:11). Dua malaikat juga mencatat setiap amal: "Ketika dua malaikat penerima amal menerima dan mencatat, yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (50:17-18). Ini menciptakan kesadaran bahwa setiap kata dan perbuatan terekam.
Malaikat dan Manusia
Malaikat hadir dalam kehidupan manusia dengan cara-cara yang signifikan: mereka memohon ampunan untuk orang beriman; mereka turun pada malam Lailatul Qadar; mereka mengucapkan "amin" ketika imam mengucapkannya dalam shalat sehingga dosa-dosa diampuni; mereka mencari majelis dzikir; mereka memohon ampunan untuk orang yang berwudhu; mereka mendoakan orang yang menunggu shalat. Nabi ๏ทบ bersabda: "Jika kamu mengucapkan 'amin' dan para malaikat di langit mengucapkan 'amin' bersamaan, dosa-dosa masa lalu akan diampuni." (Bukhari).
References in This Article
Related Articles
The Six Pillars of Iman (Faith)
The articles of faith in Islam: belief in Allah, His Angels, His Books, His Messengers, the Last Day, and Divine Decree.
Tawhid โ Islamic Monotheism
The absolute oneness of Allah in His lordship, worship, and names and attributes. The foundation of Islamic theology.
Shirk โ Associating Partners with Allah
The gravest sin in Islam. Types of shirk (major and minor), its manifestations, and how to avoid it.
Bid'ah โ Innovation in Religion
What constitutes religious innovation, the scholarly difference between good and bad innovation, and its boundaries.