Muslim di Amerika: Sebuah Sejarah
Muslim Afrika yang Diperbudak
Sejarah Islam di Amerika dimulai jauh sebelum gelombang imigran Modern — ia dimulai dengan jutaan Muslim Afrika yang diangkut secara paksa ke Amerika dalam perdagangan budak transatlantik. Para ahli memperkirakan bahwa 15-30% dari budak Afrika yang dibawa ke Amerika adalah Muslim, yang artinya antara 600.000 hingga 2 juta Muslim tiba di pantai Amerika antara abad ke-16 dan ke-19. Mereka berasal dari wilayah-wilayah dengan Muslim yang signifikan: Guinea, Senegal, Gambia, Sierra Leone, dan Nigeria.
Kisah Individu
Beberapa kisah individu terdokumentasi dengan baik. Omar ibn Said (1770-1864) adalah seorang cendekiawan Muslim dari Senegal yang ditangkap dan diperbudak di Carolina Selatan. Ia menulis otobiografi dalam bahasa Arab — satu-satunya dokumen semacam itu yang diketahui bertahan dari seorang budak — dan tetap mempertahankan praktik-praktik Islam sepanjang hidupnya. Ibrahim al-Suyuti (dikenal sebagai Prince) adalah putra kepala suku yang terdidik yang diperbudak di Mississippi selama 40 tahun sebelum dibebaskan. Job ibn Solomon (Ayuba Suleyman Diallo) dari Gambia diperbudak di Maryland, berhasil mengirimkan surat ke Afrika, dan akhirnya dikembalikan ke tanah airnya melalui perantaraan orang-orang berpengaruh yang terkesan dengan kecerdasannya.
Abad ke-20: Imigran dan Mualaf
Gelombang imigran Muslim mulai tiba pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, terutama dari Suriah, Lebanon, dan Palestina. Mereka mendirikan masjid-masjid pertama yang berdiri sendiri di Amerika Utara — Masjid Muhammad di Cedar Rapids, Iowa (1934) dan Masjid Ibu Kota di Washington D.C. (1957) adalah di antara yang paling awal. Gelombang kedua migrasi besar setelah Undang-Undang Imigrasi 1965 membawa imigran Muslim dari Asia Selatan, Afrika, dan Timur Tengah dalam jumlah yang jauh lebih besar.
Islam Amerika Kontemporer
Saat ini diperkirakan ada 3,5 juta Muslim di Amerika Serikat, dengan proyeksi yang menunjukkan populasi ini bisa berlipat ganda pada tahun 2050. Komunitas Muslim Amerika sangat beragam: termasuk keturunan Afrika-Amerika (sekitar 20%), imigran dari lebih dari 77 negara, dan mualaf dari berbagai latar belakang etnis. Mereka memberikan kontribusi bagi semua bidang kehidupan Amerika — kedokteran, teknologi, seni, hukum, dan pemerintahan.
References in This Article
Hadith Collections
Scholars
Related Articles
The Compilation of the Quran
How the Quran was preserved: from oral memorization during the Prophet's life to the standardized mushaf under Caliph Uthman.
The Rashidun Caliphate
The era of the four rightly-guided caliphs: Abu Bakr, Umar, Uthman, and Ali. The golden age of Islamic governance.
The Battle of Badr
The first major battle in Islamic history: 313 Muslims against 1,000 Quraysh, and how divine aid secured victory.
The Battle of Uhud
The second major battle: the reversal of fortune, the wounding of the Prophet, and the lessons for the ummah.