Reconquista dan Jatuhnya Granada
Asal-Usul ReconquistaReconquista ("penaklukan kembali" dalam bahasa Spanyol) merujuk pada kampanye militer selama hampir delapan abad oleh kerajaan-kerajaan Kristen di Semenanjung Iberia untuk merebut kembali wilayah yang diduduki oleh penguasa Muslim. Dimulai segera setelah penaklukan Arab pada tahun 711 M, ketika kerajaan-kerajaan Kristen kecil di pegunungan utara mulai perlawanan yang akan berlangsung hingga 1492 M. Ini bukan narasi tunggal kemunduran Muslim yang stabil — ada periode panjang koeksistensi relatif, kemunduran Kristen, dan fluktuasi kompleks.
Kemajuan BertahapPembagian Al-Andalus menjadi kerajaan-kerajaan taifa kecil setelah runtuhnya Khilafah Umayyah Cordoba pada tahun 1031 M mempercepat kemunduran Muslim secara dramatis. Kerajaan Castile merebut Toledo pada tahun 1085 M, kemudian Cordoba pada tahun 1236 M, dan Seville pada tahun 1248 M. Di ujung timur, Aragon merebut Zaragoza pada tahun 1118 M dan Valencia pada tahun 1238 M. Dua gelombang reunifikasi Muslim — Almoravid (sejak 1086 M) dan Almohad (sejak 1147 M) — sempat memperlambat kemajuan Kristen, namun tidak dapat membalikkan tren jangka panjangnya.
Kejatuhan GranadaPada akhir abad ke-15 M, Emirat Granada adalah satu-satunya wilayah Muslim yang tersisa di Semenanjung Iberia. Di bawah tekanan militer gabungan Ferdinand dari Aragon dan Isabella dari Castile yang telah bersatu melalui pernikahan, Granada dikepung selama berbulan-bulan. Sultan Abu Abdillah Muhammad XII (yang dikenal oleh orang Spanyol sebagai Boabdil) akhirnya menyerahkan kunci kota pada tanggal 2 Januari 1492 M. Sebuah perjanjian yang menjamin kebebasan beragama bagi Muslim ditandatangani, namun dalam kenyataannya janji ini dilanggar secara sistematis dalam dekade-dekade berikutnya.
Nasib Muslim Setelah 1492Meskipun perjanjian awal menjanjikan toleransi, tekanan untuk konversi paksa segera meningkat. Pada tahun 1502 M, semua Muslim di Castile diwajibkan memilih antara baptis atau pengusiran. Mereka yang tetap tinggal dengan berpura-pura memeluk Kristen dikenal sebagai Moriscos. Inkuisisi Spanyol secara aktif mengejar dan menghukum mereka. Akhirnya, antara tahun 1609 hingga 1614 M, sekitar 300.000 Moriscos diusir sepenuhnya dari Spanyol — mengakhiri hampir delapan abad kehadiran Islam di tanah Iberia. Tragedi ini dikenang sebagai salah satu pengusiran massal tersadis dalam sejarah peradaban Islam di Eropa.
References in This Article
Hadith Collections
Scholars
Related Articles
The Compilation of the Quran
How the Quran was preserved: from oral memorization during the Prophet's life to the standardized mushaf under Caliph Uthman.
The Rashidun Caliphate
The era of the four rightly-guided caliphs: Abu Bakr, Umar, Uthman, and Ali. The golden age of Islamic governance.
The Battle of Badr
The first major battle in Islamic history: 313 Muslims against 1,000 Quraysh, and how divine aid secured victory.
The Battle of Uhud
The second major battle: the reversal of fortune, the wounding of the Prophet, and the lessons for the ummah.