Loading...
Loading...
العباس بن عبد المطلب
Al-Abbas ibn Abdul-Muttalib (566-653 M) adalah paman kandung Nabi Muhammad dari pihak ayah dan nenek moyang dinasti Abbasiyah yang kelak memimpin dunia Muslim selama lebih dari lima abad. Sebagai anggota terkemuka klan Banu Hashim dari suku Quraysh, Abbas adalah seorang pedagang kaya yang terlibat dalam karavan perdagangan dan pengelolaan sumur Zamzam di Mekah, sebuah kedudukan yang sangat terhormat.
Waktu pasti masuknya Abbas ke dalam Islam masih diperdebatkan di kalangan ulama. Sebagian riwayat menyebutkan bahwa ia secara diam-diam telah menerima Islam sebelum penaklukan Mekah dan berperan sebagai informan Nabi di dalam lingkungan Quraysh, sementara riwayat lain menyebutkan keislamannya secara terbuka terjadi pada saat penaklukan Mekah di tahun 8 H. Terlepas dari itu, Nabi sangat menghormati pamannya ini dan memerintahkan kaum Muslim untuk memuliakannya. Abbas turut serta dalam Perang Hunayn dan hadir di sisi Nabi pada momen-momen penting.
Setelah wafatnya Nabi, Abbas memainkan peran penting dalam urusan politik umat Muslim. Ia dihormati oleh para Khalifah Rasyidin dan dimintai pendapat dalam masalah-masalah pemerintahan. Ia wafat di Madinah sekitar tahun 653 M dan dimakamkan di pemakaman Baqi. Para keturunannya, melalui putranya Abdullah ibn Abbas, mendirikan Kekhalifahan Abbasiyah pada tahun 750 M, yang memimpin Zaman Keemasan Islam dari ibu kotanya di Baghdad.
No linked books yet.