Loading...
Loading...
عبد القادر الجيلاني
Sheikh
Abdul-Qadir ibn Musa al-Jilani (470-561 H / 1078-1166 M) adalah seorang ahli fiqih Hanbali, ulama hadith, dan penceramah yang menjadi salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah Islam. Lahir di Jilan (di wilayah Iran saat ini), ia pergi ke Baghdad pada usia delapan belas tahun untuk menuntut ilmu dan belajar di bawah bimbingan para ulama terkemuka, antara lain Abu al-Wafa ibn Aqil, Abu al-Khattab al-Kalwadhani, dan Abu Said al-Mukharrimi dalam bidang fiqih Hanbali maupun hadith.
Abdul-Qadir al-Jilani menjadi penceramah paling terkenal di Baghdad, menarik ribuan hadirin ke ceramahnya di madrasah dan ribat-nya (pondok spiritual). Ceramah-ceramahnya memadukan pengetahuan mendalam tentang hukum Islam dan hadith dengan nasihat spiritual yang kuat, mengajak manusia untuk bertaubat dan mengabdikan diri kepada Allah. Karya-karyanya yang paling terkenal adalah al-Ghunya li-Talibi Tariq al-Haqq (Bekal Bagi Pencari Jalan Kebenaran), sebuah panduan lengkap yang mencakup akidah, ibadah, dan akhlak spiritual; al-Fath ar-Rabbani (Pembukaan Ilahi), kumpulan ceramah-ceramahnya; serta Futuh al-Ghayb (Penyingkapan Hal-hal Gaib), wacana spiritual tentang kehidupan batin.
Meskipun ia sangat dihormati di seluruh dunia Muslim, khususnya di kalangan pengikut tarekat Qadiriyyah yang menisbatkan silsilahnya kepada beliau, perlu dicatat bahwa banyak mukjizat dan kisah yang dinisbatkan kepadanya pada abad-abad berikutnya tidak dapat diverifikasi secara historis. Sebagai seorang ulama Hanbali, ajaran-ajarannya yang sesungguhnya menekankan kepatuhan yang ketat terhadap Al-Quran dan Sunnah. Ia wafat di Baghdad pada tahun 561 H (1166 M). Madrasahnya di Baghdad terus beroperasi selama berabad-abad setelah kematiannya.
No linked books yet.