Loading...
Loading...
عبد الرحمن بن أبي ليلى الأنصاري
Abd al-Rahman ibn Abi Layla al-Ansari (died 83 AH / 702 M) adalah seorang pemimpin ulama dari generasi dari Tabiun yang served as hakim di Kufah dan adalah one dari most important transmitters dari Ali ibn Abi Talib's legal pendapats dan practices. Ia adalah son dari Abu Layla al-Ansari, Sahabat dari Nabi ﷺ, yang gave him access ke senior para Sahabat di masa mudanya.
Ia adalah reported ke memiliki seen 120 dari para Sahabat dari Nabi ﷺ, remarkable claim yang reflects both his longevity dan his position di Madinahn dan Kufahn ulamaly komunitas-komunitas. He meriwayatkan dari Ali ibn Abi Talib, Umar ibn al-Khattab, dan numerous other para Sahabat directly. His riwayats bridge Sahabat tersebut generasi dan fully developed Tabiun tradisi.
Ia berkhidmat sebagai as hakim di Kufah untuk many tahun dan adalah one dari formative figures di development dari Kufahn fikih. His hukum-hukum pada matters dari shalat, family law, dan transactions adalah meriwayatkan oleh large number dari murids including Shu'ba ibn al-hajiaj, Abu Hanifa's early gurus, dan other major para ulama dari next generasi.
Ia adalah killed di Battle dari Zab di 83 AH, fighting pada side dari Abd al-Rahman ibn Muhammad ibn al-Ash'ath di major rebellion against Umayyah governor al-hajiaj ibn Yusuf. His decision ke participate di yang uprising adalah one dari defining political choices dari late Sahabat/Tabiun periode. He wafat di battle, ending life devoted ke para ulamahip dan justice.
No linked books yet.