Loading...
Loading...
أبو البقاء العكبري
Abu al-Baqa Abdullah ibn al-Husayn al-Ukbari (538-616 H / 1143-1219 M) adalah seorang ahli nahwu Iraq yang terkemuka, fakih bermazhab Hanbali, dan cendekiawan sastra. Lahir di Ukbara, sebuah kota di utara Baghdad, ia buta sejak lahir (atau kehilangan penglihatannya di masa bayi) namun berhasil mengatasi keterbatasan ini hingga menjadi salah satu ahli bahasa Arab terkemuka di zamannya. Ia belajar di Baghdad di bawah bimbingan para ulama besar, di antaranya Ibn al-Jawzi dan Abu Muhammad al-Jawaliqi.
Karya-karya terpenting al-Ukbari adalah at-Tibyan fi Irab al-Quran, sebuah analisis gramatikal (irab) yang terperinci atas keseluruhan Al-Quran yang telah menjadi rujukan standar dalam analisis gramatikal Al-Quran, serta al-Lubab fi Ilal al-Bina wal-Irab, sebuah karya yang membahas landasan teoretis (ilal) morfologi dan sintaksis bahasa Arab. Ia juga menulis komentar gramatikal atas Diwan al-Mutanabbi dan Maqamat al-Hariri, yang memperlihatkan keluasan jangkauannya dalam menerapkan analisis linguistik pada teks-teks keagamaan maupun sastra. Karyanya Irab al-Hadith menerapkan ketelitian gramatikal yang sama pada tradisi-tradisi kenabian.
Meskipun buta, al-Ukbari adalah seorang ulama yang luar biasa produktif dan menguasai berbagai disiplin ilmu. Ia dididik dalam bidang fikih Hanbali, namun kontribusi utamanya terletak pada ilmu nahwu Arab dan analisis linguistik Al-Quran. Ia wafat di Baghdad pada tahun 616 H (1219 M). Karyanya at-Tibyan hingga kini tetap menjadi rujukan utama bagi para pelajar dan ulama yang ingin memahami struktur gramatikal Al-Quran.
No linked books yet.