Loading...
Loading...
أبو داود السجستاني
Imam
Sulayman ibn al-Ashath as-Sijistani (202-275 H / 817-889 M), yang dikenal sebagai Abu Dawud, adalah penyusun Sunan Abu Dawud, salah satu dari enam kitab hadis kanonik (al-Kutub as-Sittah). Lahir di Sistan (di wilayah yang kini menjadi Iran bagian timur/Afghanistan bagian barat), beliau melakukan perjalanan yang sangat luas untuk mempelajari hadis di Irak, Hijaz, Syam, Mesir, dan Khurasan, berguru kepada para ulama seperti Ahmad ibn Hanbal, Utsman ibn Abi Syaibah, dan Qutaibah ibn Said.
Sunan-nya berfokus terutama pada hadis-hadis yang berkaitan dengan hukum syariat (ahkam), menjadikannya koleksi yang paling berorientasi praktis di antara enam kitab kanonik bagi para ahli fikih. Kitab ini memuat sekitar 4.800 hadis yang dipilih dari 500.000 riwayat. Abu Dawud bersikap transparan mengenai tingkat kekuatan setiap riwayat, mencatat kelemahan-kelemahan yang ada, dan terkadang memasukkan hadis yang lebih lemah apabila tidak tersedia riwayat yang lebih kuat pada suatu topik hukum tertentu. Beliau menulis sebuah surat terkenal kepada penduduk Makkah yang menjelaskan metodologinya, yang hingga kini tetap menjadi dokumen penting dalam ilmu hadis.
Abu Dawud adalah murid Imam Ahmad ibn Hanbal dan sangat dipengaruhi oleh metodologinya. Beliau akhirnya menetap di Basrah atas permintaan gubernur setempat, dan mengajar di sana hingga wafat pada tahun 275 H (889 M). Sunan-nya telah menjadi subjek banyak syarah, yang paling terkenal adalah Awn al-Mabud dan Maalim as-Sunan karya al-Khaththabi. Kitab ini tetap menjadi sumber yang sangat penting dalam kajian hukum Islam.