Loading...
Loading...
أبو سعيد الخدري
Abu Said al-Khudri (613-693 M), yang nama lengkapnya adalah Sa'd ibn Malik ibn Sinan al-Ansari, adalah seorang sahabat terkemuka dari suku Khazraj di Madinah. Ayahnya, Malik ibn Sinan, gugur sebagai syahid dalam Perang Uhud. Abu Said sendiri sangat ingin ikut bertempur di Uhud, namun dikembalikan oleh Nabi karena usianya yang masih muda. Ia kemudian turut serta dalam dua belas ekspedisi militer bersama Nabi, dimulai dari Perang Khandaq.
Abu Said termasuk salah satu perawi hadits yang paling produktif di antara para sahabat, meriwayatkan sekitar 1.170 hadits yang tercatat dalam kitab-kitab koleksi utama. Ia dikenal karena ilmunya yang mendalam tentang Sunnah dan keberaniannya dalam menyampaikan kebenaran. Ia meriwayatkan hadits terkenal tentang amar ma'ruf nahi munkar: "Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itulah selemah-lemahnya iman." Ia juga menyampaikan banyak hadits mengenai shalat, puasa, zakat, dan ibadah-ibadah pokok lainnya.
Abu Said menetap di Madinah setelah wafatnya Nabi dan menjadi salah satu ulama terkemuka di kota tersebut. Ia kerap mengeluarkan fatwa dan sering dimintai pendapat oleh para Tabi'in dalam masalah fiqh dan hadits. Ia dikenal karena ketakwaannya dan dedikasinya dalam mendidik generasi berikutnya. Ia wafat di Madinah pada tahun 74 H (693 M) dan dimakamkan di pemakaman Baqi'.
No linked books yet.