Loading...
Loading...
الدارمي
Imam
Abdullah ibn Abdurrahman ad-Darimi (181-255 H / 797-869 M) adalah seorang ulama hadits terkemuka dari Samarkand di Asia Tengah, yang dikenal karena menyusun Musnad ad-Darimi (juga disebut Sunan ad-Darimi), sebuah kitab hadits awal yang penting. Ia lahir dari suku Tamim dan melakukan perjalanan jauh dalam menuntut ilmu hadits, berguru di Hijaz, Syam, Irak, Mesir, dan Khurasan kepada para ulama seperti Yazid ibn Harun, Jarir ibn Abd al-Hamid, dan Abu al-Mughirah al-Khawlani.
Karya utamanya, Musnad (atau Sunan), disusun berdasarkan bab-bab fikih dan memuat sekitar 3.500 riwayat. Meskipun tidak termasuk dalam enam kitab hadits kanonik (kutub as-sittah), kitab ini sangat dihargai oleh para ulama hadits dan oleh sebagian mereka dianggap lebih unggul kualitasnya dibandingkan Sunan Ibn Majah. Koleksi hadits ad-Darimi istimewa karena memuat bab-bab pendahuluan tentang adab menuntut ilmu dan kedudukan Sunnah, yang memberikan wawasan berharga mengenai metodologi keilmuan Islam awal.
Ad-Darimi menjadi guru bagi generasi berikutnya dari para imam hadits besar: Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, dan Imam Abu Dawud semuanya meriwayatkan darinya. Ia diangkat sebagai qadi (hakim) Samarkand dan dikenal dengan hafalannya yang kuat, ketakwaannya, serta keteguhannya dalam berpegang pada Sunnah. Ia wafat di Samarkand pada tahun 255 H (869 M) dan dikenang sebagai salah satu perawi paling terpercaya dalam mata rantai keilmuan hadits.
No linked books yet.