Loading...
Loading...
أحمد الطيب
Sheikh
Ahmad Muhammad Ahmad al-Tayyib (lahir 1365 H / 1946 M) adalah Imam Besar al-Azhar dan Presiden Universitas al-Azhar saat ini, menjadikannya salah satu tokoh paling terkemuka dalam Islam Sunni di tingkat global. Lahir di Qurna, Mesir Hulu, di sebuah desa dengan tradisi keilmuan Sufi yang kuat, ia menyelesaikan pendidikannya di Universitas al-Azhar dan meraih gelar doktor dalam bidang filsafat Islam dari Universitas Sorbonne di Paris.
Al-Tayyib sebelumnya menjabat sebagai Mufti Agung Mesir (2002-2003) sebelum diangkat sebagai Imam Besar al-Azhar pada tahun 2010. Dalam peran tersebut, ia menjadi salah satu pemimpin Muslim yang paling dikenal di panggung dunia, terlibat dalam dialog antaragama, mengeluarkan pernyataan tentang peristiwa-peristiwa internasional penting, dan berupaya mengartikulasikan apa yang ia gambarkan sebagai visi Islam yang moderat dan komprehensif untuk melawan ekstremisme. Ia dikenal tegas dalam mengecam terorisme yang dilakukan atas nama Islam.
Keilmuannya mencakup filsafat Islam, fiqh, dan teologi Asy'ari. Ia belajar di bawah bimbingan ulama-ulama terkemuka al-Azhar dan berakar kuat dalam tradisi teologi Asy'ari-Maturidi serta empat mazhab fiqh Sunni. Ia telah menulis karya-karya dalam bidang filsafat dan teologi Islam, dan ceramah serta khutbahnya diikuti secara luas di seluruh dunia berbahasa Arab. Al-Tayyib juga dikenal karena keterkaitannya dengan tradisi Sufi, khususnya tarekat Khalwatiyyah-Rahmaniyyah melalui keluarganya. Ia terus memimpin al-Azhar sebagai lembaga yang berkomitmen pada pengembangan keilmuan Sunni tradisional dan moderasi Islam.
No linked books yet.