Loading...
Loading...
أحمد بن زيني دحلان
Sheikh
Ahmad ibn Zayn ibn Ahmad Dahlan (1231-1304 H / 1816-1886 M) adalah Mufti mazhab Syafi'i di Masjid al-Haram di Mekah dan salah satu ulama terkemuka Hijaz pada abad ke-19. Lahir di Mekah, beliau belajar di Masjid al-Haram di bawah bimbingan para ulama Hijaz dan menjadi otoritas utama dalam fikih Syafi'i serta sejarah Islam.
Ahmad Dahlan paling dikenal melalui karya-karya sejarah dan polemsiknya. Karyanya al-Futuhat al-Islamiyyah ba'da Mudiyy al-Futuhat an-Nabawiyyah (Penaklukan-Penaklukan Islam Setelah Berakhirnya Penaklukan Nabawi) merupakan sejarah komprehensif tentang penaklukan-penaklukan Islam. Karyanya yang paling kontroversial adalah Khulasa al-Kalam fi Bayan Umara' al-Balad al-Haram (Ringkasan Pernyataan tentang Penguasa Tanah Haram), yang juga dikenal dengan judul Fitnah al-Wahhabiyyah (Fitnah Wahhabi), sebuah kritik terhadap gerakan Wahhabi dari sudut pandang keilmuan Syafi'i-Asy'ari tradisional. Karya ini merupakan dokumen penting yang mencerminkan penentangan ulama terhadap gerakan Saudi-Wahhabi awal dari kalangan ulama Hijaz tradisional.
Beliau juga mengarang Asna al-Matalib fi Najat Abi Talib, yang membahas kedudukan paman Nabi ﷺ; serta karya-karya dalam bidang fikih Syafi'i. Beliau menjabat sebagai Mufti mazhab Syafi'i dan merupakan otoritas agama utama di Hijaz di bawah kekuasaan Utsmani pada paruh kedua abad ke-19.
Ahmad Dahlan wafat di Mekah pada tahun 1304 H. Beliau memiliki kedudukan penting baik sebagai otoritas hukum Syafi'i tradisional maupun sebagai salah satu pengkritik paling terkemuka terhadap gerakan Wahhabi dari tradisi keilmuan klasik.
No linked books yet.