Loading...
Loading...
البغوي
Al-Husayn ibn Masud al-Baghawi (436-516 H / 1044-1122 M) adalah seorang ulama Syafi'i terkemuka, komentator hadith, dan mufassir yang mendapat gelar kehormatan Muhyi as-Sunnah (Penghidup Sunnah) atas kontribusinya dalam melestarikan dan menjelaskan tradisi kenabian. Lahir di Bagh (atau Baghshur) di Khurasan, beliau belajar kepada ulama-ulama terkemuka di kawasan tersebut, termasuk al-Husayn al-Marwazi, dan mendedikasikan hidupnya untuk mengajar dan menulis.
Karya-karya al-Baghawi yang paling terkenal adalah Ma'alim at-Tanzil (Tanda-tanda Wahyu), sebuah tafsir Al-Quran yang ringkas dan banyak dijadikan rujukan, yang terutama mengandalkan penafsiran berbasis riwayat (bil-ma'tsur) dari para Sahabat dan Tabi'in seraya menghindari kontroversi teologis; serta Syarh as-Sunnah (Penjelasan Sunnah), sebuah syarah hadith yang komprehensif yang disusun berdasarkan topik-topik hukum dan menjelaskan makna serta implikasi hukum dari setiap riwayat. Beliau juga mengarang Mashabih as-Sunnah (Pelita-pelita Sunnah), sebuah kumpulan hadith populer yang disusun berdasarkan topik, yang kemudian diperluas oleh al-Khatib at-Tibrizi menjadi Misykat al-Mashabih.
Al-Baghawi dikenal dengan sifat zuhudnya, hanya memakan roti kering dengan minyak zaitun. Beliau menjalani kehidupan ilmiah yang sepenuhnya didedikasikan untuk mengajar dan menulis, menjauhi keterlibatan dalam urusan politik. Beliau wafat di Marw ar-Rudh (di wilayah Afghanistan saat ini) pada tahun 516 H (1122 M). Tafsirnya hingga kini menjadi salah satu kitab tafsir yang paling banyak dicetak dan dikaji, dihargai karena kejelasan dan keandalannya.