Loading...
Loading...
البهوتي
Mansur ibn Yunus ibn Salah ad-Din al-Buhuti (wafat 1641 M / 1051 H) adalah ahli fiqh Hanbali paling otoritatif pada periode Utsmaniyah dan sistematisator besar terakhir dari mazhab hukum Hanbali. Lahir di Buhut, Mesir Hulu, ia menetap di Kairo dan menjadi otoritas Hanbali terkemuka, menghasilkan karya-karya yang menjadi rujukan definitif bagi mazhab tersebut.
Tiga karya utama al-Buhuti membentuk tulang punggung kajian hukum Hanbali hingga hari ini. Kashshaf al-Qina an Matn al-Iqna adalah syarh otoritatif atas kitab al-Iqna karya al-Hajjawi dan menjadi referensi utama untuk masalah-masalah hukum Hanbali secara terperinci. Sharh Muntaha al-Iradat adalah syarh komprehensif atas kitab Muntaha karya Ibn an-Najjar yang berfungsi sebagai pilar lain fikih Hanbali periode akhir. Ar-Rawd al-Murbi Sharh Zad al-Mustaqni adalah syarh yang lebih ringkas atas kitab Zad al-Mustaqni karya al-Hajjawi, yang menjadi teks Hanbali paling banyak dipelajari di tingkat menengah.
Karya-karya al-Buhuti dikenal dengan ketelitian, kedalaman, dan kemampuannya dalam mengidentifikasi pendapat mu'tamad (yang dijadikan pegangan) dalam mazhab Hanbali secara cermat. Ketika para ulama dan mufti Hanbali belakangan perlu menentukan posisi otoritatif mazhab, mereka merujuk pertama kali kepada karya-karya al-Buhuti. Kontribusinya sebanding dalam arti pentingnya dengan peran an-Nawawi dalam mazhab Syafi'i atau ad-Dardir dalam mazhab Maliki. Ia diakui secara universal sebagai penutup para kodifikator besar Hanbali.