Loading...
Loading...
الفضيل بن عياض التميمي الخراساني
Al-Fudayl ibn Iyad al-Tamimi al-Yamami (died 187 H/803 M) adalah one dari great zahids dan ahli haditss dari late second abad, man whose transformation dari highway robber ke one dari most revered ibadahpers dari eranya became one dari most famous konversi stories di sejarah Islam. Ia adalah lahir di Khurasan dan reportedly led group dari bandits sepanjang road between Abiward dan Sarakhs sebelum his repentance.
The account dari his repentance holds yang ia adalah preparing ke raid caravan one night ketika he heard Al-Al-Qur' reciter reciting verse "Has tidak time come untuk hearts dari those yang believe ke be humbled?" (57:16). The words struck him ke core, dan he said: "Yes Lord, time memiliki come." He repented immediately dan thereafter devoted himself entirely ke ilmu pengetahuan dan ibadah.
He moved ke Kufah dan then Mekkah, di mana ia menetap near Masjidil Haram untuk rest dari kehidupannya. He meriwayatkan hadith dari Mansur ibn al-Mu'tamir, al-A'mash, Sufyan al-Thawri, dan others. Ia mengajar Sufyan ibn Uyayna, Yahya ibn Said al-Qattan, Waki ibn al-Jarrah, dan many other para ulama. His hadith appear di all major collections.
Ia adalah dikenal karena his intense weeping selama recitation dan ibadah, his harsh words untuk those he dianggap too comfortable dengan worldly life, dan his willingness ke speak truth ke rulers. Khalifah Harun al-Rashid reportedly wept ketika al-Fudayl admonished him. He wafat di Mekkah di 187 H dan adalah buried there, dikenang sebagai one dari greatest dari early Sufi forebears.
No linked books yet.