Loading...
Loading...
الحكيم الترمذي
Abu Abdullah Muhammad ibn Ali al-Hakim at-Tirmidhi (sekitar 205-318 H / sekitar 820-930 M) adalah salah satu pemikir paling orisinal dan visioner dalam spiritualitas Islam awal. Lahir di Tirmidh (kini Termez, Uzbekistan), beliau tidak boleh disamakan dengan ahli hadits Imam at-Tirmidhi, meskipun keduanya berasal dari Tirmidh. Beliau mempelajari hadits dari para ulama besar pada masanya.
Al-Hakim at-Tirmidhi adalah pendiri epistemologi spiritual yang khas, yang membedakan antara pengetahuan hati (ma'rifah) dan pengetahuan akal (ilm). Beliau mengembangkan konsep walayah (kewalian/kedekatan dengan Allah) secara sistematis, mengkaji hierarki keadaan-keadaan spiritual serta hakikat perlindungan dan bimbingan ilahi bagi mereka yang mendekatkan diri kepada Allah. Beliau menghadapi penentangan dan dilaporkan pernah diasingkan dari Tirmidh untuk suatu masa akibat kecurigaan terhadap gagasan-gagasannya.
Karya-karyanya yang terpenting meliputi Khatm al-Awliya' (Penutup Para Wali), yang mengkaji konsep derajat kewalian tertinggi; Adab an-Nafs (Etika Jiwa); dan Masa'il al-Maknunah (Pertanyaan-Pertanyaan Tersembunyi). Beliau secara keseluruhan mengarang beberapa lusin karya, yang banyak di antaranya telah dikaji oleh ulama-ulama belakangan yang tertarik pada landasan teoretis spiritualitas Islam.
Al-Hakim at-Tirmidhi dipandang sebagai salah satu pelopor intelektual yang membentuk kosakata konseptual dan kerangka teoretis yang kemudian menjadi pijakan bagi pemikiran tasawuf sistematis. Gagasan-gagasannya memengaruhi Ibn Arabi dan tokoh-tokoh besar lainnya dalam spiritualitas Islam. Beliau wafat sekitar tahun 318 H di Tirmidh.
No linked books yet.