Loading...
Loading...
ุงูุญุตููู
Muhammad ibn Ali ibn Muhammad al-Haskafi al-Dimashqi (1025-1088 H / 1616-1677 M) adalah seorang ahli fikih Hanafi terkemuka dan mufti besar mazhab Hanafi di Damaskus pada era Utsmani, yang menghasilkan salah satu teks yang paling banyak dirujuk dan dipelajari dalam fikih Hanafi masa akhir. Kunyahnya adalah Abu al-Fadl, dan nama keluarganya al-Haskafi berasal dari Hisn Kayfa (Hasankeyf) di tenggara Anatolia, yang menunjukkan asal-usul keluarganya sebelum menetap di Damaskus.
Al-Haskafi belajar kepada ulama-ulama senior mazhab Hanafi di Damaskus, menguasai fikih mazhab beserta tradisi keilmuan Hanafi era Utsmani yang kaya. Ia diangkat sebagai mufti resmi mazhab Hanafi (mufti al-Hanafiyyah) di Damaskus, salah satu jabatan keagamaan dan kehakiman terpenting di kota tersebut, dan mengemban tugas ini selama bertahun-tahun. Fatwa-fatwanya menjawab pertanyaan-pertanyaan hukum yang rumit, dan otoritas keilmuannya diakui secara luas di seluruh Syam dan dunia Arab Utsmani pada umumnya.
Karya terpentingnya adalah ad-Durr al-Mukhtar Syarh Tanwir al-Abshar wa Jami' al-Bihar (Mutiara Pilihan: Syarah Tanwir al-Abshar dan Penghimpun Lautan), sebuah syarah atas teks fikih Hanafi Tanwir al-Abshar karya at-Tumurtasyi al-Ghazzi. Syarah al-Haskafi ini mendapat kedudukan yang sangat tinggi berkat cakupannya yang menyeluruh atas pendapat-pendapat fikih Hanafi, identifikasinya yang jelas terhadap pendapat-pendapat yang menjadi pegangan dalam mazhab, serta susunannya yang sistematis yang mencakup seluruh bab fikih Islam.
Signifikansinya yang abadi semakin kokoh ketika Muhammad Amin ibn Abidin (w. 1252 H / 1836 M) โ ulama Hanafi paling masyhur di era modern โ memilih ad-Durr al-Mukhtar karya al-Haskafi sebagai teks dasar bagi hasyiyah agungnya, Radd al-Muhtar 'ala ad-Durr al-Mukhtar, yang dikenal luas sebagai Hasyiyat Ibn Abidin. Melalui hubungan inilah karya al-Haskafi menjadi inti dari referensi fikih Hanafi akhir yang paling komprehensif dan otoritatif. Kedua teks ini tak terpisahkan: di mana pun Hasyiyah Ibn Abidin dikaji โ di dunia Arab, Asia Selatan, Turki, dan di mana pun mazhab Hanafi diamalkan โ ad-Durr al-Mukhtar karya al-Haskafi menjadi fondasinya.
Ia wafat di Damaskus pada tahun 1088 H (1677 M).
No linked books yet.