Loading...
Loading...
الهيثمي
Imam
Nur ad-Din Ali ibn Abi Bakr ibn Sulayman al-Haythami (735-807 H / 1335-1405 M) adalah seorang ulama hadits dari Mesir yang paling dikenal melalui karya kompilasi haditsnya yang ensiklopedis, Majma' az-Zawa'id wa Manba' al-Fawa'id (Kumpulan Tambahan dan Sumber Manfaat). Lahir di Kairo, beliau adalah murid setia dari pakar hadits agung al-Hafiz Zayn ad-Din al-Iraqi, yang bersamanya beliau tinggal dan belajar selama bertahun-tahun.
Majma' az-Zawa'id karya al-Haythami merupakan kumpulan hadits yang terdapat dalam tujuh kitab hadits utama (Musnad Ahmad, Musnad al-Bazzar, Musnad Abi Ya'la, Mu'jam al-Kabir/Awsat/Saghir karya at-Tabarani) namun tidak ditemukan dalam enam kitab hadits kanonik (Sihah Sitta), disertai penilaian al-Haythami terhadap tingkat keandalan sanad setiap hadits. Karya ini menjadi rujukan yang tak ternilai bagi para ulama hadits dalam menilai keaslian hadits-hadits yang tidak terdapat dalam koleksi-koleksi primer, dan hingga kini tetap menjadi salah satu referensi yang paling banyak dikonsultasikan dalam penelitian hadits.
Beliau juga menulis Kashf al-Astar an Zawa'id al-Bazzar (Menyingkap yang Tersembunyi: Tambahan-tambahan al-Bazzar), sebuah kompilasi serupa yang berfokus khusus pada tambahan-tambahan dalam Musnad al-Bazzar; serta Mawari' az-Zam'an ila Zawa'id Ibn Hibban, yakni kompilasi tambahan-tambahan yang terdapat dalam Sahih Ibn Hibban.
Al-Haythami wafat di Kairo pada tahun 807 H. Majma' az-Zawa'id-nya dipandang sebagai salah satu alat penelitian paling berharga dalam ilmu hadits, yang menyediakan dokumentasi yang mudah diakses terhadap ribuan hadits dari koleksi-koleksi musnad utama beserta status keasliannya.
No linked books yet.