Loading...
Loading...
العراقي
Zayn ad-Din Abd ar-Rahim ibn al-Husayn al-Iraqi (725-806 H / 1325-1404 M) adalah salah satu ulama hadits terkemuka pada abad kedelapan Islam dan otoritas utama dalam ilmu hadits serta autentikasi periwayatan. Lahir di Kairo, beliau menimba ilmu dari para ulama besar Mesir dan Syam, termasuk Siraj ad-Din al-Bulqini dan lainnya, sehingga diakui sebagai ulama hadits paling berpengetahuan di zamannya.
Karya al-Iraqi yang paling masyhur adalah al-Mughni an Haml al-Asfar fil-Asfar fi Takhrij ma fil-Ihya min al-Akhbar (Membebaskan dari Membawa Kitab dalam Perjalanan: Takhrij Hadits dalam Kitab Ihya), di mana beliau secara teliti melacak dan menilai derajat setiap hadits yang dikutip oleh al-Ghazali dalam Ihya Ulum ad-Din. Karya takhrij yang sangat besar ini menjadi pendamping yang tak tergantikan bagi kitab Ihya, memungkinkan para ulama untuk menilai keandalan ribuan riwayat di dalamnya. Beliau juga mengarang Alfiyyat al-Hadith (Syair Seribu Bait tentang Ilmu Hadits), sebuah karya berbentuk nadhom dari Muqaddimah Ibnu ash-Shalah yang menjadi syair pengajaran paling populer dalam terminologi hadits, serta Tarh at-Tathrib fi Sharh at-Taqrib, sebuah komentar hadits yang terperinci.
Al-Iraqi mendidik generasi ulama hadits besar berikutnya, yang paling menonjol adalah putranya sendiri, Wali ad-Din al-Iraqi, dan Ibn Hajar al-Asqalani yang agung, yang belajar kepadanya semasa muda. Beliau wafat di Kairo pada tahun 806 H (1404 M). Karya-karyanya dalam autentikasi dan terminologi hadits tetap menjadi rujukan mendasar dalam bidang tersebut.
No linked books yet.