Loading...
Loading...
الكوثري
Sheikh
Muhammad Zahid ibn Hasan al-Kawthari (1296-1371 H / 1879-1952 M) adalah seorang ulama Hanafi-Maturidi berdarah Sirkasia-Turki yang menjabat sebagai Wakil Syaikh al-Islam terakhir dari Khilafah Utsmaniyah. Lahir di Duzce (wilayah Turki modern), beliau menempuh pendidikan tradisional Utsmaniyah-Hanafi secara mendalam dan berhasil menduduki jabatan-jabatan tinggi dalam lembaga keagamaan Utsmaniyah.
Setelah penghapusan khilafah pada tahun 1924, al-Kawthari berhijrah ke Mesir, di mana beliau menghabiskan sisa hidupnya sebagai ulama dan penulis. Beliau menjadi salah satu pembela paling produktif dan vokal bagi tradisi keilmuan Hanafi-Maturidi, sekaligus salah satu pengkritik paling tajam terhadap apa yang beliau pandang sebagai penerapan metodologi hadits Salafi secara tidak terkualifikasi dan pendekatan teologi Wahabi.
Kontribusi keilmuan terpentingnya adalah pengeditan dan anotasi ekstensif terhadap teks-teks klasik Hanafi. Beliau menerbitkan edisi kritis dari sejumlah karya dalam bidang fiqh Hanafi, hadits, dan teologi. Beliau juga menulis Ta'nib al-Khatib (Teguran kepada al-Khatib), sebuah kritik tajam terhadap perlakuan al-Khatib al-Baghdadi terhadap perawi-perawi tertentu — yang pada gilirannya memicu bantahan terperinci at-Tankil oleh al-Mu'allimi.
Maqalat al-Kawthari karya al-Kawthari menghimpun banyak esai pendek dan mukadimahnya. Pembelaannya terhadap madzhab Hanafi dan teologi Maturidi, serta tulisan-tulisan polemisnya terhadap pihak-pihak yang beliau tentang, menjadikannya sosok yang kontroversial namun signifikan dalam wacana keilmuan Islam modern. Beliau wafat di Kairo pada tahun 1952.
No linked books yet.