Loading...
Loading...
الخطيب الشربيني
Muhammad ibn Ahmad al-Khatib ash-Shirbini al-Qahiri (wafat 977 H / 1570 M) adalah seorang ulama Syafi'i terkemuka asal Shirbini di Delta Mesir, yang menjadi salah satu ahli fikih Syafi'i dan mufasir Al-Qur'an terpenting pada masa Utsmaniyah. Gelarnya al-Khatib (sang khatib) mencerminkan perannya sebagai khatib jum'at, sementara al-Qahiri menunjukkan lamanya ia bermukim di Kairo.
Ia menimba ilmu dari para ulama terkemuka di al-Azhar dan Kairo, mempelajari fikih, tafsir, ilmu-ilmu bahasa Arab, dan hadis. Di antara guru-gurunya adalah Syams ad-Din ar-Ramli, salah satu otoritas Syafi'i paling berpengaruh pada masanya, yang darinya ash-Shirbini menyerap pendapat-pendapat Syafi'i yang paling mu'tamad bagi generasinya. Ia mengajar di al-Azhar dan menghasilkan karya-karya dalam berbagai disiplin ilmu yang kemudian digunakan secara luas di lembaga-lembaga pendidikan di seluruh dunia Islam.
Karya fikihnya yang paling berpengaruh adalah Mughni al-Muhtaj ila Ma'rifat Ma'ani Alfazh al-Minhaj (Pencukup bagi yang Membutuhkan dalam Memahami Makna Kata-kata al-Minhaj), sebuah syarah terperinci dalam empat jilid atas kitab Minhaj at-Thalibin karya Imam an-Nawawi. Karya ini dihargai karena keluasan pembahasannya, kecermatan uraiannya, serta keseimbangannya yang baik antara penjelasan teks dan penentuan pendapat yang mu'tamad dalam mazhab. Kitab ini menjadi salah satu syarah Minhaj yang paling banyak dikaji dan tetap menjadi referensi utama dalam pendidikan fikih Syafi'i di Mesir, Afrika Timur, dan Asia Tenggara.
Dalam bidang tafsir Al-Qur'an, ia mengarang as-Siraj al-Munir fi al-I'anah ala Ma'rifat Kalam Rabbina al-Hakim al-Khabir (Pelita yang Menerangi: Bantuan dalam Memahami Firman Tuhan Kita yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui), sebuah tafsir komprehensif dalam beberapa jilid yang merangkum penafsiran para ulama terdahulu dengan penyajian yang mudah dipahami.
Ia juga menulis al-Iqna' fi Hall Alfazh Abi Syuja', sebuah syarah atas kitab fikih Syafi'i tingkat pemula karya Abu Syuja' al-Isfahani (al-Ghayah wat-Taqrib), yang hingga kini tetap menjadi salah satu teks yang paling banyak digunakan dalam pendidikan fikih Syafi'i dasar, khususnya di Mesir dan madrasah-madrasah di Asia Tenggara. Ash-Shirbini wafat pada tahun 977 H (1570 M) dan karya-karyanya terus dicetak dan dikaji di seluruh dunia Syafi'i.