Loading...
Loading...
اللقاني
Sheikh
Ibrahim ibn Ibrahim ibn Hasan ibn Ali al-Laqqani al-Maliki (975-1041 H / 1567-1632 M) adalah seorang ulama Maliki dan teolog asal Mesir yang mengajar di al-Azhar. Ia paling dikenal melalui karya syairnya yang bersifat didaktik, Jawharat at-Tawhid (Permata Tauhid), sebuah penyajian ringkas dalam bentuk nazham tentang doktrin teologi Asy'ari.
Jawharat at-Tawhid karya al-Laqqani adalah salah satu teks yang paling banyak dihafal dan dikomentari dalam ilmu teologi Islam. Syair ini menyajikan sekitar 144 bait yang memuat pokok-pokok ajaran Asy'ari mengenai sifat-sifat Allah dan rukun iman, disusun dalam format yang cocok untuk dihafal dan diajarkan secara sistematis. Karya ini menjadi teks teologi pengantar standar dalam kurikulum al-Azhar dan menyebar ke seluruh dunia Islam, khususnya di Afrika Utara, Afrika Barat, dan Asia Tenggara, sehingga melahirkan ratusan komentar dan syarah.
Di antara syarah terpenting atas karya ini adalah syarah Umm al-Barahin dan Ithaf al-Murid karya al-Bajuri, yang menjadi anotasi paling otoritatif atas teks tersebut. Al-Laqqani juga menulis syarah atas nazhamnya sendiri.
Ia mengajar di al-Azhar dan mendidik banyak murid dalam fiqh Maliki dan teologi Asy'ari. Ia wafat di Kairo pada tahun 1041 H. Jawharat at-Tawhid adalah warisan utamanya — sebuah syair yang telah dihafal dan dipelajari oleh jutaan Muslim di seluruh dunia dan tetap menjadi teks fundamental dalam kurikulum teologi Asy'ari di al-Azhar dan institusi-institusi yang berafiliasi dengannya.
No linked books yet.