Loading...
Loading...
المباركفوري
اشتراب «صوت»
Terjemahan:
Abu al-Ula Muhammad Abdurrahman ibn Abdurrahim al-Mubarakfuri (1283-1353 H / 1860-1935 M) adalah seorang ulama hadis terkemuka dari India, berasal dari Mubarakpur di distrik Azamgarh, Uttar Pradesh. Ia mengarang salah satu syarah paling masyhur atas Jami' karya Imam at-Tirmidzi. Beliau berafiliasi dengan gerakan Ahl al-Hadis di India dan mengarahkan karya ilmiahnya pada pengkajian dan penjelasan mendalam atas enam kitab hadis utama (kutub as-sittah).
Al-Mubarakfuri menempuh pendidikan dalam ilmu-ilmu Islam klasik di lembaga-lembaga pendidikan India bagian utara, mempelajari bahasa Arab, tafsir, ushul al-fiqh, dan terutama ilmu hadis. Beliau sangat dipengaruhi oleh tradisi keilmuan Ahl al-Hadis dengan penekanannya pada keterlibatan langsung dengan teks-teks hadis sebagai sumber utama hukum agama, sekaligus menerapkan pengujian kritis terhadap rantai periwayatan. Meskipun beliau berkarya dari pusat keilmuan yang relatif sederhana dibanding madrasah-madrasah besar seperti Deoband atau Lucknow, karya ilmiahnya mendapat pengakuan luas atas kualitas, kedalaman, dan penguasaannya yang ensiklopedis atas literatur hadis.
Karya terpenting dan paling abadi dari beliau adalah Tuhfat al-Ahwadzi bi-Syarh Jami' at-Tirmidzi (Hadiah bagi yang Cakap: Syarah atas Jami' at-Tirmidzi), sebuah syarah yang terdiri dari beberapa jilid. Syarah ini membahas setiap hadis dalam Jami' at-Tirmidzi secara menyeluruh, meliputi: penjelasan teks secara komprehensif, pembahasan rinci mengenai autentikasi hadis dan keandalan para perawi, analisis cermat atas terminologi dan penilaian at-Tirmidzi sendiri, penggalian hukum-hukum fikih, pengkajian ulang terhadap riwayat-riwayat yang tampak bertentangan, serta penelusuran pendapat-pendapat dari seluruh mazhab fikih Sunni yang utama.
Salah satu keistimewaan menonjol dari syarah ini adalah pembahasannya atas diskusi-diskusi fikih at-Tirmidzi dan penggunaan beliau atas formula penilaian seperti hasan gharib dan hasan shahih, yang dijelaskan oleh al-Mubarakfuri dengan merujuk pada khazanah keilmuan yang lebih luas dalam bidang metodologi hadis. Beliau juga menjelaskan implikasi hukum dari setiap hadis secara proporsional di antara berbagai mazhab, sehingga karya ini bermanfaat bagi pembaca dari seluruh tradisi Sunni.
Al-Mubarakfuri wafat pada tahun 1353 H (1935 M). Tuhfat al-Ahwadzi dipandang sejajar dengan syarah-syarah klasik era pertengahan sebagai salah satu rujukan modern yang paling penting dalam mempelajari Jami' at-Tirmidzi, dan hingga kini terus diterbitkan serta dikutip di universitas-universitas Islam dan halaqah-halaqah kajian hadis di seluruh dunia.