Loading...
Loading...
جلال الدين عبد الرحمن السيوطي المصري
Jalal al-Din Abd al-Rahman al-Suyuti al-Syafi'i (849–911 H/1445–1505 M) adalah most produktif ulama di history dari Islam, Kairo-based Mesirian polymath yang claimed ke memiliki mengarang over 600 works pada virtually every ilmu Islam. He adalah yang terakhir dari great abad pertengahan encyclopedists dan figure yang codified dan summarized entire tradisi dari ulama Islamship di systematic reference works yang murids dan para ulama use ke this day.
Among karya terpentingnyas: al-Itqan fi Ulum al-Al-Al-Qur' (pada sciences dari Al-Al-Qur'), yang adalah definitive reference untuk all matters relating ke ilmu-ilmu Al-Al-Qur'; Tadrib al-Rawi (pada hadith metodologi), standard commentary pada al-Nawawi's hadith terminology manual; al-Jami al-Saghir dan al-Jami al-Kabir, comprehensive koleksi-koleksi hadits organized alphabetically; al-Dur al-Manthur, tafsir mengarang entirely dari hadith references; dan Husn al-Muhadara, history dari Mesir.
Ia adalah immensely produktif because ia menulis quickly, dictated ke murids, dan drew systematically pada prior para ulamahip. Ia adalah aware dari dan proud dari his productivity. He juga made controversial claims including yang he memiliki reached rank dari mujtahid mutlaq (independent legal ulama), yang many contemporaries disputed, dan yang he memiliki met Nabi ﷺ while awake — tidak hanya di dream — yang provoked criticism.
His relationship dengan Mamluk authorities adalah complex. He pada awalnya sought patronage, then withdrew dari public life setelah dispute, spending his final tahun di relative seclusion di Rawdha island di Nile. He wafat di Kairo di 911 H, leaving behind body dari work yang defined scope dari ulama Islamship untuk all subsequent centuries.
No linked books yet.