Loading...
Loading...
الزمخشري
Mahmud ibn Umar al-Zamakhshari (467-538 H / 1075-1144 M) adalah seorang mufassir Al-Qur'an, ahli bahasa Arab, dan pakar nahwu yang terkemuka, berasal dari Zamakhshar di Khwarezm (kini wilayah Turkmenistan). Ia pernah menetap dalam waktu lama di Makkah hingga mendapat gelar kehormatan Jar Allah (Tetangga Allah, merujuk pada masa tinggalnya di dekat Baitullah). Ia menimba ilmu dari para ulama terkemuka di Asia Tengah dan Hijaz.
Karya agung al-Zamakhshari, al-Kashshaf an Haqaiq at-Tanzil (Penyingkap Hakikat-Hakikat Wahyu), adalah tafsir lengkap Al-Qur'an yang dianggap tak tertandingi dalam analisisnya terhadap balagha Arab, struktur nahwu, dan gaya sastra. Tafsirnya mengungkap kemukjizatan bahasa Al-Qur'an dengan kedalaman dan ketelitian yang belum tertandingi. Meskipun al-Zamakhshari memiliki kecenderungan teologi Mu'tazilah — yang kemudian diidentifikasi dan dikritisi secara cermat oleh para ulama Sunni — al-Kashshaf tetap menjadi salah satu tafsir yang paling banyak dipelajari di berbagai lembaga pendidikan Islam karena nilai linguistiknya yang tak tertandingi. Banyak ulama Sunni yang kemudian menyusun karya tersendiri untuk memisahkan kandungan Mu'tazilah dari tafsir tersebut.
Al-Zamakhshari juga menulis al-Mufassal fi Sinat al-I'rab (Uraian Lengkap tentang Seni I'rab), sebuah tata bahasa Arab yang sistematis dan menjadi rujukan standar, serta Asas al-Balagha (Fondasi Balagha), sebuah kamus yang disusun berdasarkan penggunaan makna kiasan. Ia wafat di Gurganj pada tahun 538 H (1144 M). Sumbangsihnya dalam bidang linguistik untuk kajian Al-Qur'an dan nahwu Arab tetap menjadi landasan yang kokoh, dan tidak ada penuntut ilmu serius dalam bidang balagha Arab yang dapat mengabaikan karya-karyanya.
No linked books yet.