Loading...
Loading...
فخر الدين الرازي
Muhammad ibn Umar Fakhr ad-Din ar-Razi (544–606 H / 1149–1210 M) adalah salah satu ulama paling cemerlang dan ensiklopedis di dunia Islam abad pertengahan, yang dikenal karena tafsir Al-Qur'an monumentalnya serta penguasaannya dalam bidang teologi, filsafat, dan ilmu-ilmu alam. Lahir di Ray (dekat Teheran sekarang), ia adalah putra dari khatib Syafi'i bernama Diya ad-Din al-Maki, dan sejak muda telah mempelajari teologi, fikih, serta filsafat.
Karya agung ar-Razi adalah Mafatih al-Ghayb (Kunci-Kunci Kegaiban), yang lebih dikenal dengan nama at-Tafsir al-Kabir (Tafsir Besar), sebuah tafsir Al-Qur'an yang sangat luas mencakup tiga puluh dua jilid, memadukan penafsiran tradisional dengan pembahasan teologi, filsafat, dan ilmu pengetahuan secara mendalam. Karya ini merupakan tafsir paling komprehensif dari sudut pandang teologi Asy'ari. Meskipun sebagian ulama mengkritiknya karena terlalu banyak memuat materi filsafat—sebagaimana ungkapan terkenal yang menyebut "di dalamnya terdapat segalanya kecuali tafsir"—namun karya ini tetap menjadi salah satu tafsir yang paling banyak dikaji dan dijadikan rujukan. Ia juga menulis Asas at-Taqdis (dalam bidang teologi), al-Mahsul (dalam bidang usul al-fiqh), al-Matalib al-Aliyah (dalam bidang filsafat dan teologi), serta banyak karya lainnya.
Ar-Razi dikenal sebagai seorang pendebat yang produktif, yang terlibat dalam dialog ilmiah dengan para ulama dari berbagai aliran teologi dan filsafat, termasuk kaum Mu'tazilah, Karramiyah, dan pengikut berbagai tradisi filsafat. Ia banyak melakukan perjalanan ilmiah, mengajar di Ray, Khurasan, Khwarezm, dan Transoxiana, sebelum akhirnya menetap di Herat, tempat ia wafat pada tahun 606 H (1210 M). Warisan intelektualnya merupakan puncak dari upaya memadukan teologi Islam dengan filsafat Aristotelian dan Ibnu Sina dalam kerangka akidah Sunni.
No linked books yet.