Loading...
Loading...
السخاوي
Shams ad-Din Muhammad ibn Abdurrahman as-Sakhawi (1428-1497 M / 831-902 H) lahir di Kairo dan menjadi murid paling terkemuka dari pakar hadits agung Ibn Hajar al-Asqalani. Ia belajar di bawah bimbingan gurunya selama bertahun-tahun, menyerap ilmu hadits yang sangat luas, dan kemudian menjadi salah satu ulama hadits dan sejarawan terkemuka pada masa Mamluk. As-Sakhawi adalah seorang ulama bermazhab Syafi'i yang menghabiskan sebagian besar masa tuanya mengajar di Masjid Nabawi di Madinah.
Karya terbesarnya adalah ad-Daw' al-Lami' li-Ahl al-Qarn at-Tasi' (Cahaya Gemilang bagi Tokoh-Tokoh Abad Kesembilan), sebuah kamus biografi yang sangat besar mencakup tokoh-tokoh terkemuka pada abad ke-15 M. Ia juga menulis Fath al-Mughith bi-Sharh Alfiyyat al-Hadith, sebuah komentar terperinci atas nazam metodologi hadits karya al-Iraqi, yang hingga kini masih menjadi rujukan utama dalam bidang tersebut. Adapun al-Maqasid al-Hasanah merupakan karya penting yang memverifikasi hadits-hadits yang sering dikutip serta membedakan riwayat yang sahih dari yang palsu.
As-Sakhawi dikenal dengan metodologi kritisnya yang tajam dan standar yang ketat dalam menilai para perawi. Ia memiliki persaingan ilmiah yang terkenal dengan Imam as-Suyuti, yang melahirkan perdebatan akademis yang seru dan memperkaya khazanah keilmuan Islam. Ia wafat di Madinah pada tahun 902 H dan dikenang sebagai salah satu pakar hadits terbesar di penghujung era Mamluk.
No linked books yet.