Loading...
Loading...
أبو الحسن الشاذلي
Abu al-Hasan Ali ibn Abdullah ash-Shadhili (sekitar 593-656 H / 1197-1258 M) adalah seorang ulama, ahli fikih, dan guru spiritual asal Maroko yang mendirikan tarekat Sufi Shadhiliyyah, salah satu persaudaraan Sufi yang paling luas penyebarannya dan paling berpengaruh di dunia Islam. Lahir di wilayah Ghumara di bagian utara Maroko, ia belajar kepada beberapa ulama terkemuka, yang paling utama adalah Abu Muhammad ibn Mashish, salah satu guru Sufi besar dari Maghreb, yang menjadi pembimbing spiritual utamanya.
Pendekatan ash-Shadhili dalam tasawwuf memiliki kekhasan tersendiri, yakni penekanannya bahwa para penempuh jalan spiritual seharusnya tetap aktif terlibat dalam masyarakat, bukan mengasingkan diri dari kehidupan sosial. Ia mengajarkan bahwa maqam spiritual tertinggi dapat dicapai sambil bekerja, membina keluarga, dan menunaikan kewajiban sosial. Ia menekankan shukr, rida, tawakkul kepada Allah, serta dhikr yang senantiasa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Hizb al-Bahr dan berbagai doa lainnya yang ia susun menjadi teks-teks dzikir yang dibaca secara luas di seluruh dunia Islam.
Ash-Shadhili berpindah dari Maroko ke Tunisia, di mana ia mendapatkan banyak pengikut, kemudian ke Mesir, di mana tarekatnya berkembang pesat di bawah penerusnya, Abu al-Abbas al-Mursi, dan kemudian melalui Ahmad ibn Ataillah as-Sakandari yang menghimpun ajaran-ajarannya dalam bentuk tulisan. Ia wafat dalam perjalanan menunaikan haji di dekat kota Humaythira di Mesir pada tahun 656 H (1258 M). Tarekat Shadhiliyyah hingga kini tetap menjadi salah satu tarekat Sufi yang paling berpengaruh, dengan cabang-cabang yang tersebar di Afrika Utara, Mesir, Syam, Afrika Timur, dan Barat.
No linked books yet.