Loading...
Loading...
ابن عبد البر
Yusuf ibn Abdullah ibn Abdul-Barr an-Namari (368-463 H / 978-1071 M) adalah ulama hadits terkemuka di al-Andalus (Spanyol Islam) dan salah satu fuqaha Maliki serta muhaddits paling berpengaruh di zamannya. Lahir di Cordoba, ia belajar kepada para ulama al-Andalus dan, meskipun tidak pernah melakukan perjalanan ke timur, berhasil menguasai ilmu hadits yang diakui oleh para ulama di seluruh dunia Islam. Ia mendapat gelar Hafiz al-Maghrib (Hafiz Hadits dari Barat).
Karya Ibn Abdul-Barr yang paling masyhur adalah at-Tamhid lima fil-Muwatta min al-Maani wal-Asanid (syarh komprehensif atas sanad-sanad dan makna-makna hadits dalam Muwatta Imam Malik, disusun secara alfabetis berdasarkan perawi) dan al-Istidhkar (syarh lain atas Muwatta yang disusun berdasarkan bab-bab kitab aslinya). Karyanya al-Isti'ab fi Ma'rifat al-Ashab merupakan kamus biografi penting para Sahabat Nabi yang kelak dilengkapi oleh al-Isabah karya Ibn Hajar al-Asqalani. Ia juga mengarang Jami' Bayan al-Ilm wa-Fadlihi, sebuah karya tentang keutamaan ilmu dan adab para ulama.
Ibn Abdul-Barr dikenal dengan kemampuan ijtihadnya yang mandiri dan kesediaannya untuk mengikuti dalil meskipun berbeda dari pendapat mayoritas mazhab Maliki, terkadang lebih condong kepada pendekatan Zhahiri. Karya-karyanya menunjukkan penguasaan fiqh perbandingan yang jarang tertandingi dalam khazanah keilmuan Islam. Ia wafat di Jativa (Syatibah) pada tahun 463 H (1071 M). Warisannya sebagai ulama hadits terbesar yang pernah dilahirkan al-Andalus tetap diakui hingga kini.
No linked books yet.