Loading...
Loading...
مجد الدين ابن الأثير
Majd ad-Din al-Mubarak ibn Muhammad ibn al-Athir al-Jazari (544-606 AH / 1150-1210 M) adalah seorang ulama terkemuka, ahli bahasa, dan spesialis hadits dari Jazirat ibn Umar (di wilayah tenggara Turki saat ini). Beliau adalah yang tertua dari tiga bersaudara yang semuanya dikenal sebagai ulama besar: Majd ad-Din (ahli bahasa), Izz ad-Din (sejarawan), dan Diya ad-Din (kritikus sastra). Beliau menimba ilmu dari para ulama di Mosul dan Baghdad, serta mengabdi dalam pemerintahan penguasa Zangid.
Karya terpenting Majd ad-Din adalah an-Nihayah fi Gharib al-Hadith wal-Athar, sebuah kamus komprehensif yang menjelaskan kata-kata Arab yang jarang dan sulit dipahami dalam hadits serta perkataan para Sahabat dan Tabi'in. Dengan berlandaskan pada karya-karya sebelumnya oleh Abu Ubayd al-Qasim ibn Sallam dan al-Zamakhshari, an-Nihayah menjadi rujukan utama untuk memahami kosakata yang sulit dalam literatur hadits. Beliau juga menyusun Jami al-Usul fi Ahadith ar-Rasul, sebuah kompilasi yang menyatukan enam kitab hadits kanonik dalam satu karya yang disusun berdasarkan tema, sehingga memudahkan pencarian dan perbandingan riwayat.
Majd ad-Din mengalami stroke di akhir hayatnya yang menyebabkan sebagian tubuhnya lumpuh, namun beliau tetap melanjutkan aktivitas keilmuannya dengan bantuan para juru tulis. Beliau wafat di Mosul pada tahun 606 AH (1210 M). Karyanya an-Nihayah hingga kini tetap menjadi rujukan standar untuk memahami kosakata langka dalam hadits, sementara Jami al-Usul dihargai sebagai alat praktis untuk mengakses kitab-kitab kanonik.
No linked books yet.