Loading...
Loading...
ابن النجار الفتوحي
Taqi ad-Din Abu al-Baqaa Muhammad ibn Ahmad ibn Abdul-Aziz ibn Ali ibn an-Najjar al-Futuhi al-Hanbali (870–972 H / 1466–1564 M) adalah seorang fakih Hanbali terkemuka dan otoritas utama mazhab Hanbali di Mesir pada masa awal kekuasaan Utsmaniyah. Beliau berasal dari keluarga ulama al-Futuhi dan mendedikasikan hidupnya untuk menguasai serta menyebarkan tradisi hukum Hanbali di tengah lingkungan keilmuan Mesir yang didominasi oleh mazhab Syafi'i dan Hanafi.
Ibn an-Najjar menimba ilmu dari para ulama Hanbali senior di Kairo dan Mesir, menguasai fikih Hanbali (furu' al-fiqh) maupun usul al-fiqh. Beliau menjadi rujukan utama untuk persoalan-persoalan hukum Hanbali di Mesir dan menghasilkan karya-karya yang mengkonsolidasikan serta memperjelas posisi mazhab bagi para pelajar dan praktisi hukum.
Karya terpentingnya adalah Muntaha al-Iradat fi Jam' al-Muqni' ma'a at-Tanqih wa-Ziyadat (Puncak Kehendak dalam Menggabungkan al-Muqni' dengan at-Tanqih beserta Tambahan-Tambahannya), yang menyatukan dua teks hukum Hanbali utama — al-Muqni' karya Ibn Qudamah al-Maqdisi dan at-Tanqih al-Mushbi' karya Ala' ad-Din al-Mardawi — menjadi satu referensi komprehensif, dengan tambahan materi dari tradisi mazhab yang lebih luas. Karya sintesis ini menjadi salah satu dari dua teks referensi utama fikih Hanbali periode akhir.
Beliau juga mengarang Sharh al-Kawkab al-Munir (Komentar atas Bintang yang Bersinar), sebuah karya penting dalam usul al-fiqh Hanbali yang membahas fondasi teoretis penalaran hukum Islam. Komentar ini menjadi rujukan penting dalam teori hukum Hanbali dan terus dipelajari oleh para pelajar tingkat lanjut dalam mazhab ini.
Muntaha al-Iradat karya Ibn an-Najjar kemudian mendapatkan syarah definitif dari Mansur al-Buhuti berjudul Sharh Muntaha al-Iradat (dikenal juga sebagai Daqa'iq Uli an-Nuha), yang hingga hari ini tetap menjadi salah satu karya paling otoritatif dalam fikih Hanbali. Beliau wafat pada tahun 972 H (1564 M), setelah memastikan keberlangsungan yang sistematis dari keilmuan Hanbali di Mesir dan pelestariannya bagi generasi ulama dan pelajar berikutnya.
No linked books yet.