Loading...
Loading...
ابن بطوطة
Muhammad ibn Abdullah ibn Battuta (703-770 H / 1304-1369 M) adalah seorang musafir Muslim asal Maroko dan ahli fikih bermazhab Maliki yang melakukan perjalanan paling luas yang pernah tercatat sebelum era modern, menempuh jarak sekitar 120.000 kilometer melintasi Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Tiongkok selama hampir tiga puluh tahun. Lahir di Tangier, ia memulai perjalanan pertamanya pada usia dua puluh satu tahun dengan niat menunaikan ibadah Haji.
Apa yang bermula sebagai perjalanan ibadah berubah menjadi pengembaraan seumur hidup. Ibn Battuta mengunjungi hampir setiap sudut dunia Islam: Afrika Utara, Mesir, Levant, Jazirah Arab, Persia, Irak, Afrika Timur, Anatolia, Golden Horde (Rusia selatan), Asia Tengah, India (di mana ia bertugas sebagai hakim di Delhi selama beberapa tahun di bawah Sultan Muhammad ibn Tughluq), Kepulauan Maladewa, Ceylon, Asia Tenggara, dan Tiongkok. Ia juga menyeberangi Sahara untuk mengunjungi Kekaisaran Mali di Afrika Barat. Perjalanannya jauh melampaui perjalanan tokoh sezamannya dari Eropa, Marco Polo.
Setelah kembali ke Maroko, sang Sultan menugaskan seorang cendekiawan bernama Ibn Juzayy untuk mencatat kisah-kisah Ibn Battuta. Karya yang dihasilkan, yang secara resmi berjudul Tuhfat an-Nuzzar fi Ghara'ib al-Amsar wa-Aja'ib al-Asfar (Hadiah bagi Mereka yang Merenungkan Keajaiban Kota-Kota dan Marvels Perjalanan), yang dikenal umum sebagai Rihla, merupakan catatan saksi mata yang sangat berharga tentang dunia Islam abad ke-14, adat istiadatnya, para penguasa, ulama, dan berbagai lembaganya. Ia wafat di Maroko sekitar tahun 770 H (1369 M). Rihla-nya hingga kini tetap menjadi salah satu sumber primer terpenting bagi sejarah dunia Islam abad pertengahan.
No linked books yet.