Loading...
Loading...
ابن حجر الهيتمي
Ahmad ibn Muhammad ibn Ali ibn Hajar al-Haytami (1504-1567 M / 909-974 H) adalah salah satu ahli fikih Syafi'i terbesar pada era Utsmaniyah, lahir di desa Abu al-Haytam di Mesir. Ia menuntut ilmu di Kairo di bawah bimbingan ulama-ulama terkemuka pada masanya, termasuk Zakariyya al-Ansari dan Shihab ad-Din ar-Ramli, sebelum menetap di Mekah hingga akhir hayatnya untuk mengajar dan menulis.
Ibn Hajar al-Haytami mengarang beberapa karya terpenting dan paling banyak dirujuk dalam fikih Syafi'i. Tuhfat al-Muhtaj bi-Sharh al-Minhaj merupakan syarah yang sangat mendalam atas kitab Minhaj at-Talibin karya Imam an-Nawawi, dan menjadi salah satu dari dua rujukan utama mazhab Syafi'i periode akhir, berdampingan dengan Nihayat al-Muhtaj karya ar-Ramli. Kitab az-Zawajir an Iqtiraf al-Kabair adalah karya komprehensif yang mengidentifikasi dan menjelaskan dosa-dosa besar beserta dalil-dalilnya dari Al-Qur'an dan Sunnah. Ia juga menulis al-Fatawa al-Hadithiyyah, yang berisi jawaban atas berbagai pertanyaan seputar hadits dan akidah.
Di Mekah, al-Haytami berperan sebagai mufti dan pengajar terkemuka, dan fatwa-fatwanya mendapat pengakuan luas di seluruh dunia Syafi'i, khususnya di Yaman, Hadramaut, Asia Tenggara, dan Afrika Timur. Karya-karyanya tetap menjadi inti pendidikan fikih Syafi'i di wilayah-wilayah tersebut hingga kini. Ia perlu dibedakan dari Ibn Hajar al-Asqalani yang lebih terkenal dan hidup sebelumnya, yakni pakar hadits yang masyhur itu. Al-Haytami wafat di Mekah dan warisan keilmuannya terus membentuk fikih Syafi'i hingga saat ini.