Loading...
Loading...
ابن هشام النحوي
Jamal ad-Din Abdullah ibn Yusuf ibn Hisham al-Ansari (708-761 H / 1309-1360 M), yang dikenal sebagai Ibn Hisham an-Nahwi (ahli tata bahasa), adalah seorang linguis Arab asal Mesir yang dianggap oleh banyak pihak sebagai ahli nahwu terbesar sejak Sibawayh. Lahir di Kairo, beliau tidak boleh disamakan dengan Ibn Hisham terdahulu yang menyunting Sirah Nabawiyyah. Beliau belajar kepada para ahli nahwu dan ulama terkemuka di Mesir, di antaranya Abu Hayyan al-Andalusi dan Taj ad-Din al-Fakihani.
Ibn Hisham mengarang beberapa karya yang menjadi teks tata bahasa Arab standar dalam pendidikan Islam. Kitab Mughni al-Labib an Kutub al-A'arib (Mencukupi Orang Cerdas dari Kitab-Kitab I'rab) adalah karya tata bahasa yang komprehensif dan kaya analisis, disusun berdasarkan huruf-huruf dan struktur gramatikal bahasa Arab, dan secara luas dipandang sebagai rujukan tata bahasa Arab tingkat lanjut yang paling penting. Kitab Qatr an-Nada wa-Ball as-Sada (Tetesan Embun) beserta syarahnya Shudzur adh-Dhahab (Butiran Emas) merupakan teks tata bahasa tingkat menengah yang telah dipelajari oleh jutaan pelajar. Beliau juga menulis Awdah al-Masalik ila Alfiyyat Ibn Malik, salah satu syarah paling jelas atas Alfiyyah karya Ibn Malik.
Ibn Khaldun pernah menyatakan dengan tegas bahwa pengetahuan Ibn Hisham tentang tata bahasa Arab melebihi Sibawayh sendiri. Karya-karyanya menonjol karena kejelasan ungkapan, sistematika penyusunan, dan kedalaman analisis linguistik yang tidak sekadar mendaftar kaidah, melainkan benar-benar menyingkap logika internal bahasa Arab. Beliau wafat di Kairo pada tahun 761 H (1360 M). Kitab-kitab tata bahasa karyanya hingga kini tetap menjadi inti pendidikan bahasa Arab di seluruh dunia Islam.