Loading...
Loading...
ابن جزي
Abu al-Qasim Muhammad ibn Ahmad ibn Juzayy al-Kalbi (693-741 H / 1294-1340 M) adalah seorang ahli fiqih Maliki, mufassir, dan ulama asal Andalusia dari Granada yang menghasilkan dua karya penting yang bertahan hingga kini, meskipun hidupnya terbilang singkat. Ia belajar di bawah bimbingan para ulama terkemuka Granada dan Maghrib, dan diakui sebagai salah satu otoritas terdepan di wilayahnya.
Dua karya terpenting Ibn Juzayy adalah at-Tashil li-Ulum at-Tanzil (Memudahkan Ilmu-Ilmu Wahyu), sebuah tafsir Al-Qur'an yang ringkas dan merangkum penafsiran-penafsiran terkuat dari tafsir-tafsir terdahulu sambil memaparkan poin-poin linguistik, hukum, dan teologis dengan kepadatan yang mengesankan; serta al-Qawanin al-Fiqhiyyah (Ketetapan-Ketetapan Hukum), sebuah karya unik dalam fikih perbandingan yang menyajikan secara sistematis pendapat keempat mazhab Sunni mengenai setiap topik hukum dalam format yang jelas dan teratur. Al-Qawanin terkenal karena kemudahan aksesnya dan telah digunakan sebagai teks pengantar bagi para pelajar fikih perbandingan selama berabad-abad.
Ibn Juzayy wafat sebagai syahid dalam Pertempuran Tarifa (yang dikenal sebagai Pertempuran Rio Salado) pada tahun 741 H (1340 M), bertempur bersama pasukan Muslim dari Granada dan Maroko melawan gabungan tentara Kastilia dan Portugal. Putranya, Muhammad ibn Juzayy, juga dikenal sebagai juru tulis yang mencatat Rihla (kisah perjalanan) terkenal milik Ibn Battuta. Karya-karyanya, khususnya al-Qawanin al-Fiqhiyyah, terus dicetak dan dipelajari sebagai referensi yang ringkas namun komprehensif dalam khazanah keilmuan Islam.