Loading...
Loading...
ابن خلدون
Abdurrahman ibn Muhammad ibn Khaldun (732-808 H / 1332-1406 M) adalah seorang ahli fikih Maliki, sejarawan, dan pemikir sosial yang secara luas dianggap sebagai pendiri disiplin ilmu modern dalam bidang historiografi, sosiologi, dan ekonomi. Lahir di Tunis dari keluarga keturunan Andalusia yang telah lama mengabdi dalam pemerintahan dan keilmuan, ia mendapatkan pendidikan klasik yang mendalam dalam ilmu-ilmu Islam sebelum terjun ke dunia politik Afrika Utara dan Iberia yang penuh gejolak.
Karya agung Ibn Khaldun adalah Muqaddimah (Pengantar), yang pada mulanya ditulis sebagai jilid pertama dari karya sejarah universalnya yang lebih besar, Kitab al-Ibar. Muqaddimah merupakan karya terobosan yang menganalisis kebangkitan dan kejatuhan peradaban, hakikat kekuasaan politik, peranan solidaritas kelompok (asabiyyah) dalam pembentukan negara, pola siklus kekuasaan dinasti, serta fondasi ekonomi masyarakat. Teorinya bahwa peradaban mengikuti pola pertumbuhan, kematangan, dan kemunduran yang dapat diprediksi jauh mendahului zamannya dan mengantisipasi banyak konsep dalam ilmu sosial modern. Karya ini juga memuat analisis yang tajam mengenai pendidikan, ekonomi, dan klasifikasi ilmu pengetahuan.
Ibn Khaldun pernah menjabat sebagai hakim, diplomat, dan penasihat politik di Tunis, Fez, Granada, dan Kairo, tempat ia menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya sebagai hakim agung Maliki. Ia bahkan pernah bertemu dengan Tamerlane (Timur) saat pengepungan Mongol atas Damaskus pada tahun 803 H (1401 M). Ia wafat di Kairo pada tahun 808 H (1406 M). Muqaddimah-nya telah diterjemahkan ke dalam sebagian besar bahasa-bahasa utama dunia dan dipelajari di seluruh penjuru dunia sebagai teks fondasi dalam ilmu sosial, filsafat sejarah, dan sejarah intelektual Islam.