Loading...
Loading...
ابن ماجه
Imam
Muhammad ibn Yazid ibn Majah al-Qazwini (209-273 H / 824-887 M) adalah penyusun Sunan Ibn Majah, kitab keenam dari enam koleksi hadis kanonis (al-Kutub as-Sittah). Lahir di Qazvin (di wilayah Iran saat ini), beliau mengembara ke berbagai penjuru dunia Islam untuk mengumpulkan hadis, mengunjungi Irak, Hijaz, Mesir, dan Syam guna belajar di bawah bimbingan para ulama terkemuka pada masanya.
Sunan-nya memuat sekitar 4.341 hadis yang disusun berdasarkan topik-topik fikih. Meskipun termasuk dalam enam koleksi kanonis, para ulama mencatat bahwa kitab ini mengandung lebih banyak riwayat yang lemah dibandingkan lima kitab lainnya. Namun demikian, kitab ini tetap bernilai tinggi karena memuat hadis-hadis tentang topik yang tidak tercakup dalam koleksi lainnya, sehingga menjadikannya sumber tambahan yang penting. Hadis-hadis yang hanya terdapat dalam koleksinya (zawaid) telah menjadi objek kajian kritis tersendiri oleh para ulama generasi berikutnya. Sebagian ulama terdahulu, seperti Ibn al-Atsir, lebih mengutamakan Muwatta Imam Malik sebagai kitab kanonis keenam sebagai pengganti Sunan Ibn Majah.
Selain Sunan-nya, Ibn Majah juga mengarang tafsir al-Quran dan sebuah karya tentang sejarah (at-Tarikh), meskipun keduanya tidak sampai kepada kita. Beliau kembali ke kota kelahirannya, Qazvin, setelah menyelesaikan perjalanannya, dan menghabiskan sisa hidupnya di sana dengan mengajar dan menulis. Beliau wafat di Qazvin pada tahun 273 H (887 M). Terlepas dari perdebatan mengenai kedudukannya di antara koleksi hadis lainnya, Sunan-nya tetap menjadi referensi penting dalam ilmu hadis dan fikih Islam.