Loading...
Loading...
الغزالي
Hujjat al-Islam
Imam Abu Hamid Muhammad al-Ghazali (450-505 H / 1058-1111 M), yang dikenal dengan gelar Hujjat al-Islam (Bukti Islam), lahir di Tus, Khorasan, dan menjadi salah satu ulama Muslim paling berpengaruh setelah era para Sahabat. Beliau belajar di bawah bimbingan Imam al-Haramayn al-Juwayni di Nishapur, lalu diangkat untuk mengajar di perguruan Nizamiyyah yang bergengsi di Baghdad pada usia tiga puluh tiga tahun, di mana beliau menarik murid-murid dari seluruh dunia Islam.
Setelah mengalami krisis spiritual, al-Ghazali meninggalkan jabatannya dan menghabiskan sekitar sebelas tahun dalam khalwat spiritual, mengembara ke Damaskus, Yerusalem, dan Hijaz. Selama periode ini beliau menghasilkan karya agungnya, Ihya Ulum ad-Din (Kebangkitan Ilmu-Ilmu Agama), yang secara unik memadukan fikih Islam, ilmu kalam, dan spiritualitas menjadi panduan menyeluruh bagi kehidupan seorang Muslim. Beliau juga menulis Tahafut al-Falasifah (Kerancuan Para Filosof), yang membantah klaim-klaim para filosof Muslim yang mengambil pendirian bertentangan dengan akidah Islam, serta al-Munqidh min ad-Dalal (Penyelamat dari Kesesatan), sebuah autobiografi intelektual.
Keistimewaan al-Ghazali terletak pada kemampuannya memadukan dimensi lahir syariat Islam dengan dimensi batin penyucian jiwa, seraya membuktikan bahwa pengamalan yang sahih membutuhkan keduanya. Beliau adalah seorang fakih mazhab Syafi'i, ahli kalam Asy'ari, dan pengamal tasawwuf yang berlandaskan Syariah. Beliau wafat di kota kelahirannya, Tus, pada tahun 505 H (1111 M). Pengaruh al-Ghazali terhadap pemikiran, pendidikan, dan spiritualitas Islam tidak tertandingi, dan karya-karyanya terus membentuk kehidupan intelektual serta ibadah umat Muslim di seluruh dunia.
No linked books yet.