Loading...
Loading...
عمران أبو مريم
Imran adalah father dari Maryam AS dan grandfather dari Prophet Isa AS. His family adalah honored di Al-Al-Qur' ke extent yang entire surah — Surah Ali Imran (Chapter 3) — adalah named 'The Family dari Imran.' The Al-Al-Qur' states: 'Indeed, Allah chose Adam dan Nuh dan family dari Ibrahim dan family dari Imran over worlds' (Surah Ali Imran 3:33). Imran himself adalah tidak described di detail di Al-Al-Qur', but istrinya Hannah — yang dedicated her unborn child ke service dari Allah — dan child she bore, Maryam, adalah central ke story dari Isa AS. According ke tradisi Islam, Imran adalah seorang righteous dan devout man dari Israelite priestly class. He died sebelum Maryam adalah born, leaving Hannah ke fulfill vow dari dedication alone. His name di tradisi Islam adalah distinct dari Imran yang adalah father dari Musa dan Harun AS ( earlier Imran), dan para ulama memiliki clarified yang these adalah two different people separated oleh many generasis. The Al-Al-Qur' itself addresses this distinction implicitly, dan Nabi ﷺ clarified it ketika asked. Surah Ali Imran (3:35-37) narrates Hannah's dedication dari her unborn child, Allah's acceptance dari Maryam, dan Maryam's placement under guardianship dari Zakariya AS. Imran's warisan adalah thus noble family line dari yang came Maryam, greatest dari all women, dan Isa AS, one dari five mightiest messengers.
No linked books yet.