Loading...
Loading...
ู ูู ุงูู ูุช ุนุฒุฑุงุฆูู
Malak al-Mawt
Malak al-Mawt (Malaikat Maut) disebutkan dalam Al-Qur'an pada Surah As-Sajdah (32:11): "Katakanlah: Malaikat maut yang diserahi tugasnya terhadap kamu akan mewafatkan kamu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan." Ia bertugas mencabut nyawa semua makhluk pada saat kematian mereka, atas perintah Allah. Nama Izra'il (Izrael) untuk malaikat ini terdapat dalam beberapa karya ulama Islam dan dikenal luas dalam tradisi populer, meskipun nama tersebut tidak muncul dalam Al-Qur'an maupun hadits yang paling sahih โ Al-Qur'an menggunakan gelar Malak al-Mawt.
Ia memiliki para pembantu di antara malaikat-malaikat yang membantu dalam pencabutan nyawa, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-An'am (6:61): "Hingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, utusan-utusan Kami (para malaikat) mencabut nyawanya, dan mereka tidak melalaikan kewajibannya." Pengalaman pencabutan nyawa berbeda antara orang beriman dan orang kafir: untuk orang beriman, nyawa dicabut dengan lembut dan mudah; untuk orang kafir, dicabut dengan keras dan menyakitkan, sebagaimana digambarkan dalam Surah Al-An'am (6:93).
Dalam tradisi hadits, terdapat riwayat tentang Nabi Musa AS yang menampar Malaikat Maut ketika ia datang kepadanya dalam wujud seorang pria. Malaikat Maut melaporkan hal ini kepada Allah, yang kemudian memerintahkan Musa untuk meletakkan tangannya di punggung seekor sapi jantan, dan ia akan diberi umur sesuai jumlah bulu yang terpegang oleh tangannya. Hadits ini sahih dalam riwayat Bukhari dan Muslim dan dipahami oleh para ulama dalam kerangka sifat kenabian Musa AS.
No linked books yet.