Loading...
Loading...
جابر بن زيد الأزدي
Abu al-Sha'tha'
Jabir ibn Zayd al-Azdi al-Basri, yang dikenal dengan kunyahnya Abu al-Sya'tsa', adalah seorang ulama Tabi'un terkemuka dari Basrah yang menempati posisi unik dalam sejarah Islam. Di kalangan ulama Sunni mainstream, ia dianggap sebagai perawi hadis dan fakih utama dari tradisi Basrah. Di kalangan Muslim Ibadi, ia dipuja sebagai imam fondasi yurisprudensi Ibadi.
Lahir sekitar tahun 15 H di Oman atau Arabia Selatan, Jabir menetap di Basrah dan belajar secara ekstensif di bawah Ibn Abbas, sepupu Nabi dan otoritas tertinggi dalam interpretasi Al-Qur'an. Ia dianggap sebagai salah satu murid utama Ibn Abbas bersama Said ibn Jubayr dan Mujahid ibn Jabr. Ia juga meriwayatkan dari Aisyah, Abu Hurairah, Ibn Umar, dan Sahabat senior lainnya.
Dalam metodologi hukumnya, Jabir sangat teliti dan independen. Fatwa-fatwanya mencakup berbagai bidang hukum personal, komersial, dan ritual. Riwayat-riwayatnya dalam hadis dikutip di seluruh koleksi Sunni dan dianggap dapat dipercaya oleh para kritikus hadis Sunni.
Dari dimensi Ibadi, Jabir secara tradisional dianggap sebagai imam kedua komunitas Ibadi. Ia mempertahankan sikap politik quietist selama periode Umayyad yang penuh gejolak, menolak pemberontakan bersenjata dan fokus pada pengajaran serta preservasi doktrin. Surat-suratnya (rasa'il) dianggap sebagai teks Ibadi fundamental.
Jabir ibn Zayd wafat sekitar tahun 93 H di Basrah.
No linked books yet.