Loading...
Loading...
جعفر شيخ إدريس
Shaykh
Ja'far Syaikh Idris (lahir 1931 M/1350 H, Omdurman, Sudan — wafat 18 Juli 2025 M/1447 H, Arab Saudi) adalah salah satu tokoh intelektual Muslim terpenting pada abad ke-20 dan awal abad ke-21. Seorang filsuf, teolog, dan pendidik, ia mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk membela landasan rasional Islam Sunni ortodoks terhadap tantangan skeptisisme modern, sekaligus membangun lembaga-lembaga untuk mendidik generasi baru Muslim berbahasa Inggris. Ia berdiri di persimpangan antara keilmuan Islam tradisional dan pemikiran filosofis Barat — fasih dalam keduanya, dan teguh menunjukkan bahwa Islam tidak perlu takut pada akal.
Ja'far Syaikh Idris lahir di Omdurman, kota di seberang Sungai Nil dari Khartoum yang menjadi jantung politik dan budaya Sudan. Ia tumbuh dalam tradisi Sudan yang memadukan hafalan Al-Qur'an yang mendalam dengan pembelajaran Islam yang aktif di berbagai ilmu. Ia menghafal Al-Qur'an dan mempelajari bahasa Arab, fikih, serta teks-teks pokok tradisi intelektual Islam dari para guru Sudan.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Sudan, ia melanjutkan studi di Universitas Khartoum, kemudian melanjutkan ke Inggris untuk studi doktoral dalam filsafat. Ia meraih gelar doktor dari Universitas Edinburgh dengan disertasi tentang filsafat pengetahuan dari perspektif Islam. Pengalaman akademis Barat ini memperkuat, bukan melemahkan, keyakinan Islamnya.
Ia dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam menjawab tantangan filosofis terhadap Islam. Buku-bukunya yang paling berpengaruh mencakup karya-karya tentang rasionalitas Islam, hubungan antara Islam dan ilmu pengetahuan, serta pemikiran keislaman kontemporer. Ia mengajar selama bertahun-tahun di Universitas Islam Imam Muhammad ibn Saud di Riyadh, Arab Saudi, di mana ia mempengaruhi ribuan mahasiswa.
Pada 1990-an dan 2000-an, ia semakin aktif berkhidmat kepada komunitas Muslim berbahasa Inggris di Amerika Utara. Ia mendirikan American Open University (kini American Islamic University) di Virginia dan mendedikasikan tahun-tahun terakhir hidupnya untuk membangun infrastruktur pendidikan Islam berbahasa Inggris. Karya-karyanya tetap menjadi rujukan penting bagi Muslim anglofon yang mencari landasan intelektual untuk keimanan mereka.
The Evidential Value of the Sunnah
hadith-sciences · 1986 CE
Is Man the Vicegerent of God?
aqeedah · 1990 CE
The Process of Islamization
contemporary · 1984 CE
Islam: The Complete and Final Message to Man
dawah · 1988 CE
Is the Universe Governed by Chance, Laws, or God?
aqeedah · 1995 CE
Islam and Democracy
contemporary · 1996 CE
Secularism
contemporary · 1985 CE