Loading...
Loading...
الجنيد البغدادي
Abu al-Qasim al-Junaid ibn Muhammad al-Baghdadi (sekitar 215-298 H / 830-910 M) adalah salah satu tokoh terpenting dalam sejarah spiritualitas Islam, dikenal dengan gelar Sayyid at-Taifah (Pemimpin Kelompok), yang merujuk pada kepemimpinannya di antara para praktisi awal tasawwuf. Lahir dan besar di Baghdad, ia mempelajari fiqh dari Abu Thawr (seorang murid Imam asy-Syafi'i) dan menerima pendidikan spiritual dari paman dari pihak ibunya, Sari as-Saqati, serta al-Harits al-Muhasibi.
Al-Junaid paling dikenal karena membangun mazhab tasawwuf 'sadar' (as-sahw), yang menegaskan bahwa pengalaman spiritual yang otentik harus selalu berpijak pada Syariah. Berbeda dengan pendekatan 'mabuk' (sukr) sebagian tokoh semasa yang mengeluarkan ucapan ekstatik (syatahat), al-Junaid mengajarkan bahwa maqam spiritual tertinggi adalah kembali kepada ketenangan dan kehidupan normal setelah merasakan kedekatan dengan Allah, menunaikan kewajiban kepada makhluk seraya memelihara kesadaran batin akan Yang Ilahi. Pendekatan yang seimbang ini menganugerahinya penghormatan universal dari para ulama berbagai aliran.
Hampir seluruh tariqah besar menelusuri silsilah spiritual mereka kembali kepada al-Junaid, menjadikannya salah satu otoritas yang paling diakui secara luas dalam sejarah tasawwuf. Ia adalah seorang ahli fiqh bermazhab Syafi'i dan mewajibkan para muridnya untuk menguasai hukum Islam sebelum menempuh jalan spiritual. Ia wafat di Baghdad pada tahun 298 H (910 M). Warisannya mewakili model spiritualitas yang sepenuhnya terpadu dengan, dan tunduk kepada, Al-Qur'an dan Sunnah.
No linked books yet.