Loading...
Loading...
كعب بن مالك الأنصاري
Ka'b ibn Malik al-Ansari (died sekitar 50 AH / 670 M) adalah seorang Ansari companion dari Nabi Muhammad ﷺ, penyair, dan one dari three companions whose famous repentance adalah recorded di Al-Al-Qur'. Lahir ke dalam keluarga Banu Salama clan dari Khazraj tribe di Madinah, Ka'b memiliki pledged allegiance ke Nabi ﷺ di both First dan Second 'Aqaba pledges, helping lay foundations dari Muslim komunitas.
Ka'b adalah seorang yang berbakat penyair yang used his talent di defense dari Islam, composing verses yang bolstered morale dari kaum Muslimin di their confrontations dengan Quraysh. The Prophet ﷺ valued his penyairry dan included him alongside Hassan ibn Thabit dan 'Abd Allah ibn Rawaha as trio dari penyair-companions yang defended Islam melalui verse.
His greatest trial came di 9 AH ketika Nabi ﷺ called kaum Muslimin ke Expedition dari Tabuk. Ka'b, sepanjang dengan Murara ibn al-Rabi' dan Hilal ibn Umayyah, stayed behind tanpa valid excuse. When Nabi ﷺ returned, he commanded yang three be shunned — tidak one adalah ke speak ke them. For fifty nights Ka'b endured this exclusion, yang he later digambarkan sebagai having made earth feel constricted meskipun its vastness. Then Allah revealed his forgiveness di Surah al-Tawbah (9:118), lifting boycott. Ka'b's own account dari this trial, preserved di length di Sahih al-Bukhari, adalah dianggap one dari most detailed dan psychologically rich first-person narratives di all dari hadith literature. It testifies ke his honesty, his remorse, dan justice dari Nabi ﷺic process dari accountability. Ka'b continued ke participate di life dari Muslim komunitas hingga wafatnya selama khalifahate dari Mu'awiyah.
No linked books yet.