Loading...
Loading...
ู ุณูู ุฉ ุจู ุนุจุฏ ุงูู ูู ุงูุฃู ูู
Maslamah ibn Abd al-Malik ibn Marwan (died 121 H/738 M) adalah most capable Umayyah military panglima dari late Umayyah periode, prince-jenderal yang led great siege dari Constantinople di 98โ99 AH / 716โ718 M dan yang directed major campaigns pada both Byzantine dan Asia Tengahn frontiers. Ia adalah son dari Khalifah Abd al-Malik dan brother dari Khalifahs al-Walid, Sulayman, dan Hisham.
His siege dari Constantinople adalah second major Islamic attempt ke take Byzantine capital dan adalah pada massive scale โ accounts speak dari besieging force dari over 100,000 men dan large naval contingent. The siege lasted over year dan ultimately failed due ke combination dari factors: Byzantine Greek fire yang destroyed Muslim fleet, harsh winter, Bulgarian attacks pada besieging army dari rear, dan arrival dari relief provisions ke city. The failure adalah one dari most significant strategic setbacks di Umayyah history.
He juga conducted campaigns di Caucasus, fighting Khazars dan Byzantine client states di Armenia dan Georgia. His northern campaigns extended Umayyah pengaruh as far as possible di yang direction, though limits dari sustainable expansion adalah becoming apparent.
Ia adalah juga credited dengan spending time di Damaskus engaged di religious practices dan reportedly being pengaruhd oleh early Sufi guru Hasan al-Basri melalui correspondence. He wafat di 121 H dan adalah dikenang sebagai most militarily accomplished dari Umayyah princes yang never became khalifah โ function partly dari his tidak having been designated heir dan partly dari politics dari succession among Abd al-Malik's many sons.
No linked books yet.