Loading...
Loading...
معاوية بن أبي سفيان
Muawiyah ibn Abi Sufyan (602-680 M) adalah seorang sahabat Nabi Muhammad dan pendiri Dinasti Umayyah. Ia masuk Islam bersama ayahnya Abu Sufyan dan keluarganya pada saat Fathu Makkah tahun 630 M. Setelah masuk Islam, Nabi mengangkatnya sebagai salah satu juru tulis wahyu (kuttab al-wahy), sebuah kedudukan yang penuh kepercayaan dan kemuliaan yang menuntut ketelitian dalam mencatat ayat-ayat Al-Qur'an saat diturunkan.
Muawiyah menjabat sebagai gubernur Syam (ash-Sham) selama kurang lebih dua puluh tahun pada masa kekhalifahan Umar dan Utsman. Ia terbukti sebagai administrator dan pemimpin militer yang luar biasa cakap, membangun angkatan laut yang kuat dan meraih kemenangan laut pertama umat Islam, termasuk Pertempuran al-Sawari (Dhat as-Sawari) melawan Kekaisaran Byzantium pada tahun 655 M. Setelah terbunuhnya Utsman, Muawiyah menuntut keadilan atas kematian khalifah tersebut, yang berujung pada konflik dengan Ali ibn Abi Talib.
Setelah Hasan ibn Ali menyerahkan kekuasaannya pada tahun 41 H (661 M), Muawiyah menjadi khalifah yang diakui secara penuh, menyatukan kembali umat Islam. Ia menjadikan Damaskus sebagai ibu kotanya dan diakui sebagai peletak fondasi kekaisaran Islam yang luas, membentang dari Afrika Utara hingga Asia Tengah. Ia dikenal karena kecerdasan politiknya, sifat santun dan penyabarnya (hilm), serta keahlian diplomatiknya. Nabi bersabda tentang dirinya, "Ya Allah, jadikanlah ia seorang pemberi petunjuk dan orang yang mendapat petunjuk, serta tunjukilah manusia melaluinya." Ia wafat di Damaskus pada tahun 60 H (680 M).
No linked books yet.