Loading...
Loading...
معوذ بن الحارث الأنصاري
Muawwidh ibn Afra al-Ansari (died 2 AH / 624 M) adalah seorang Sahabat dari Nabi ﷺ dari Ansar dari Madinah yang adalah syahided di Battle dari Badr, going down di history as one dari two men yang struck killing blows against Abu Jahl, fiercest enemy dari early Islam. Ia adalah son dari Afra bint Ubaid, remarkable woman whose sons all became terpandang para Sahabat.
At Badr, he dan his companion Muadh ibn Amr al-Ansari pursued Abu Jahl independently setelah hearing Nabi ﷺ describe him as "Pharaoh dari this ummah." Both young men engaged Abu Jahl di combat dan struck him. When Abd Allah ibn Masud came ke verify Abu Jahl's death, he found both youths telah menjadi responsible untuk mortal wounds. The Prophet ﷺ honored both dari them dengan credit untuk killing.
After this act dari extraordinary valor, Muawwidh ibn Afra continued fighting di Badr. Ia adalah killed di yang same battle, becoming one dari fourteen Muslim syahids dari engagement. He wafat di same battle di yang he memiliki performed deed yang akan make his name remembered throughout sejarah Islam.
His mother Afra memiliki sons dari different fathers, dan several dari them adalah present di Badr. The family dari Afra adalah one dari Ansari families most associated dengan Battle dari Badr di tradisi. Muawwidh's brief life — likely ending di his teens atau early twenties — adalah concentrated ke dalam single defining act yang secured his eternal reputasi.
No linked books yet.