Loading...
Loading...
محمد عبده
Muhammad Abduh (1849-1905 M / 1266-1323 H) adalah seorang ulama, ahli hukum, dan pembaru asal Mesir yang menjabat sebagai Grand Mufti Mesir sejak tahun 1899 hingga wafatnya. Lahir di sebuah desa di Delta Nil, ia menuntut ilmu di al-Azhar dan menjadi murid Jamal ad-Din al-Afghani, yang gagasan-gagasannya tentang pembaruan dan kebangkitan Islam sangat mempengaruhinya.
Muhammad Abduh menyerukan kebangkitan ijtihad dan penafsiran ulang ajaran Islam sesuai dengan kondisi zaman modern. Ia menganjurkan pembaruan pendidikan di al-Azhar, upaya mempertemukan pemikiran Islam dengan ilmu pengetahuan modern, serta kembali kepada sumber-sumber Islam yang pokok alih-alih mengikuti pendapat ulama belakangan secara taklid buta. Tafsirnya, yang diterbitkan dalam jurnal al-Manar oleh muridnya Rashid Rida, menekankan pendekatan yang rasional dan praktis dalam penafsiran Al-Qur'an. Ia juga menulis Risalat at-Tawhid, yang memaparkan teologi Islam dalam kerangka pemikiran modern.
Warisan Abduh bersifat kompleks. Reformasinya terhadap kurikulum al-Azhar, fatwa-fatwanya sebagai Grand Mufti yang menjawab persoalan-persoalan kontemporer, serta kerangka intelektualnya telah mempengaruhi generasi-generasi pemikir Muslim. Namun demikian, pendekatannya mendapat kritik dari ulama-ulama tradisional yang memandang sebagian posisinya sebagai terlalu mengakomodasi pemikiran Barat. Para muridnya berpencar ke arah yang sangat berbeda setelah wafatnya; Rashid Rida bergerak menuju orientasi Salafi yang lebih konservatif, sementara yang lain menuju liberalisme sekuler. Ia tetap menjadi salah satu tokoh yang paling banyak dibahas dan diperdebatkan dalam sejarah intelektual Islam modern.
No linked books yet.