Loading...
Loading...
محمد زاهد الكوثري
Muhammad Zahid ibn al-Hasan al-Kawthari (1879-1952 M / 1296-1371 H) adalah seorang ulama Hanafi dari era Utsmaniyah berketurunan Sirkasia yang menjabat sebagai wakil Syaikh al-Islam terakhir Kekaisaran Utsmaniyah. Lahir di Duzce di wilayah yang kini menjadi Turki, beliau menempuh pendidikan keilmuan Utsmaniyah yang mendalam dan berhasil mencapai jabatan keagamaan tertinggi. Setelah penghapusan kekhalifahan, beliau pindah ke Mesir dan menghabiskan sisa hidupnya di sana.
Al-Kawthari adalah pembela gigih mazhab Hanafi dan tradisi teologi Maturidi. Karya-karyanya antara lain Maqalat al-Kawthari, kumpulan esai kritis dan makalah penelitiannya; Ta'nib al-Khatib, sebuah kritik terperinci terhadap Tarikh Baghdad karya al-Khatib al-Baghdadi sebagai pembelaan terhadap Imam Abu Hanifah; Ihqaq al-Haqq bi-Ibtal al-Batil, yang membela posisi Asy'ari-Maturidi; serta Fiqh Ahl al-Iraq wa-Hadithuhum, yang menunjukkan landasan hadith yang kuat dalam fikih Hanafi. Beliau juga mengedit dan menerbitkan banyak manuskrip klasik.
Al-Kawthari dikenal dengan gaya polemiknya yang tajam dan pembelaannya yang teguh terhadap keilmuan Sunni tradisional dari apa yang beliau anggap sebagai kecenderungan menyimpang. Beliau terlibat dalam berbagai perdebatan ilmiah dengan sejumlah tokoh sezamannya, termasuk al-Albani, dalam masalah metodologi hadith dan akidah. Kontribusinya dalam mengedit dan menerbitkan manuskrip-manuskrip klasik dari perpustakaan Utsmaniyah dan Mesir merupakan sumbangan besar bagi keilmuan Islam. Beliau wafat di Kairo dan hingga kini tetap menjadi tokoh yang sangat dihormati di kalangan ulama Hanafi yang berpegang pada tradisi klasik.
No linked books yet.