Loading...
Loading...
مسلم بن الحجاج
Imam
Muslim ibn al-Hajjaj an-Naysaburi (206-261 H / 821-875 M) adalah penyusun Sahih Muslim, yang secara universal diakui sebagai koleksi hadits paling sahih kedua setelah Sahih al-Bukhari. Lahir di Nishapur (di wilayah Iran saat ini), ia mulai mempelajari hadits sejak usia dini dan melakukan perjalanan ke Hijaz, Irak, Syam, dan Mesir untuk belajar dari para ulama terkemuka pada masanya, termasuk Ahmad ibn Hanbal, Yahya ibn Yahya an-Naysaburi, dan guru utamanya, Imam al-Bukhari.
Sahih Muslim memuat sekitar 7.500 hadits (sekitar 3.000 tanpa pengulangan), yang dipilih dengan kriteria yang ketat dari sekumpulan 300.000 riwayat. Meskipun kriteria kesahihannya dianggap sedikit lebih longgar dibandingkan al-Bukhari dalam hal apakah para perawi harus terbukti pernah bertemu secara langsung (Muslim menganggap kesezamanan sudah cukup), koleksinya dipuji karena sistematikanya yang lebih baik. Berbeda dengan al-Bukhari, Muslim menempatkan setiap hadits dalam satu bab saja, mengumpulkan semua varian suatu riwayat secara bersamaan, dan menyusun kitab ini dengan cara yang memudahkan pencarian referensi. Muqaddimah Sahih Muslim memuat pembahasan berharga mengenai metodologi hadits.
Muslim juga menulis karya-karya tentang kritik perawi, di antaranya al-Kunayy wal-Asma dan at-Tamyiz, meskipun sebagian besar tulisannya yang lain tidak tersimpan hingga kini. Ia wafat di Nishapur pada tahun 261 H (875 M). Bersama dengan al-Bukhari, koleksinya membentuk inti dari Shahihain (Dua Kitab Sahih), standar tertinggi dalam literatur hadits. Syarah Sahih Muslim karya an-Nawawi termasuk dalam karya penjelasan hadits yang paling masyhur.